Kehadiran Jaecoo J5 di Indonesia untuk saat ini masih terbatas pada versi listrik murni alias battery electric vehicle (BEV). Padahal secara global, model ini juga tersedia dalam varian hybrid. Lantas, apa alasan Jaecoo belum menghadirkan J5 hybrid ke pasar Tanah Air? Head of Marketing Jaecoo Indonesia, M. Ilham Pratama, mengatakan bahwa peluncuran J5 di Indonesia memang mengikuti strategi global yang saat ini lebih mengedepankan versi listrik. "Secara global kita ada beberapa model lain dari J5 (termasuk hybrid), dan untuk itu (model hybrid) kita lihat nanti," ujar Ilham, saat ditemui di Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2026). Artinya, meski opsi hybrid sudah tersedia, Jaecoo masih melakukan pertimbangan sebelum benar-benar membawanya ke Indonesia. Sementara itu, Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, menjelaskan bahwa arah industri otomotif global saat ini sedang mengalami perubahan, terutama terkait biaya energi. "Chery Group adalah perusahaan yang sangat kuat. Kita memiliki banyak pilihan produk yang bisa kita pilih. Tapi saya pikir saat ini semuanya mengalami masalah mengenai harga gas. Bukan hanya di negara kita, tapi di seluruh dunia. Jadi saya pikir kita fokus pada BEV," kata Jim Ma. Jaecoo J5 EV NEV atau New Energy Vehicle mencakup mobil listrik murni (BEV) hingga plug-in hybrid (PHEV). Namun, dalam jangka pendek, Jaecoo melihat BEV sebagai prioritas utama. "Seperti yang saya sebutkan di presentasi saya. Jadi di masa depan, apapun BEV atau PHEV, akan menjadi produk target kita di pasar Indonesia. Dan kalau saya sebutkan BEV akan menjadi lebih penting daripada yang lain," ucapnya. Jaecoo J5 SHS memang sudah lebih dulu meluncur di pasar global. Mobil ini mengusung kombinasi mesin bensin 1.5L turbocharged dengan motor listrik, menghasilkan tenaga total 165 kW atau setara 221 tk dan torsi 295 Nm. Akselerasi dari 0-100 km/jam diklaim bisa dicapai dalam 7,9 detik. Dari sisi efisiensi, konsumsi bahan bakarnya juga terbilang irit, sekitar 5,3 liter per 100 km atau setara 18,8 km per liter. Dimensinya tergolong kompak dengan panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm, serta jarak sumbu roda 2.620 mm, yang cukup untuk menampung lima penumpang. Fitur yang ditawarkan pun lengkap, mulai dari ADAS seperti adaptive cruise control dan blind spot detection, layar infotainment 13,2 inci, panel instrumen digital 8 inci, kamera 540 derajat, enam airbag, hingga jok dengan ventilasi dan pengisian daya nirkabel. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang