Pemerintah menyiapkan skema baru untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2026. Selain rest area konvensional di jalan tol, masjid-masjid di sepanjang jalur mudik direncanakan difungsikan sebagai tempat istirahat bagi pemudik, terutama pengguna kendaraan pribadi dan sepeda motor. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan permohonan dukungan kepada Kementerian Agama agar masjid-masjid yang berada di jalur mudik dapat dimanfaatkan sebagai rest area alternatif. Kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah di Jalur Pantura Indramayu, tepatnya di rest area UPPKB Jembatan Timbang Losarang Indramayu, Kamis (25/12/2025) Fasilitas dasar seperti area parkir, toilet, air bersih, penerangan, hingga ruang istirahat diharapkan tersedia demi menunjang kenyamanan pemudik. “Melalui pemanfaatan masjid-masjid yang berada di jalur mudik, kami berharap masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman selama perjalanan. Kami juga akan menyiapkan fasilitas pendukung agar pemudik dapat beristirahat dengan aman,” ujar Dudy, dalam keterangan resmi (23/2/2026). Langkah ini dinilai strategis, mengingat jumlah pemudik pada Lebaran 2026 diperkirakan tetap tinggi. Berdasarkan hasil survei potensi pergerakan masyarakat, sekitar 143 juta orang diproyeksikan melakukan perjalanan selama periode libur Idulfitri. Masjid Al Fathu, yang berada di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, menjadi salah satu simbol dan ikon Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (23/2/2026). Meski sedikit lebih rendah dibandingkan survei tahun lalu yang mencapai 146 juta orang, pemerintah tetap bersiap menghadapi potensi lonjakan. “Tahun lalu realisasi pergerakan masyarakat bahkan mencapai sekitar 154 juta orang. Karena itu kami tetap mengantisipasi kemungkinan peningkatan perjalanan masyarakat menjelang hari raya,” kata Dudy. Mayoritas perjalanan tersebut diperkirakan untuk mudik dan bersilaturahmi di kampung halaman, dengan persentase sekitar 66 persen dari total responden survei. Tenda peristirahatan di rest area Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi arah Karawang, Kamis (28/4/2022). Artinya, kebutuhan titik istirahat yang memadai menjadi faktor penting demi menjaga keselamatan dan kebugaran pemudik. Selain memanfaatkan masjid, Kementerian Perhubungan juga menyiapkan terminal dan jembatan timbang di jalur mudik sebagai titik istirahat tambahan. Dengan semakin banyaknya opsi tempat berhenti, diharapkan kepadatan di rest area tol dapat ditekan dan risiko kelelahan pengemudi berkurang. Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol (GT) Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/3/2025). Berdasarkan data Pos Pengamanan (Pospam) GT Kalikangkung volume kendaraan arus mudik Tol Trans Jawa Batang-Semarang dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Kalikangkung menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-2 Lebaran hingga pukul 15.00 WIB mencapai 26.934 kendaraan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wpa. Dudy juga mengatakan, menilai sinergi antara Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama menjadi kunci, karena Lebaran bukan hanya soal mobilitas besar-besaran, tetapi juga memiliki dimensi spiritual dan sosial yang kuat. “Ini merupakan sinergi yang sangat baik antara Kementerian Agama dan Kementerian Perhubungan, mengingat momentum Idulfitri tidak hanya berdimensi mobilitas yang sangat besar, tetapi juga memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam bagi masyarakat kita,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang