Kalau ingin jadi produsen otomotif besar, menjual model flagship mahal dan mewah seperti Rivian R1, Lucid Gravity, atau Tesla Model S saja tidak cukup. Untuk bisa bertumbuh, perusahaan harus punya produk bervolume tinggi. Tesla sudah membuktikannya. Rivian mencoba melakukannya tahun ini. Lucid jadi yang berikutnya dalam antrean. Platform EV Menengah Lucid Masuk Fase Prototipe Upaya Lucid untuk masuk ke pasar yang lebih besar akan ditempuh lewat platform EV ukuran menengah (mid-size) yang sedang disiapkan. Dari platform ini akan lahir bukan satu, melainkan tiga jenis bodi berbeda (tidak ada yang berupa sedan). Dan per akhir pekan lalu, prototipe resmi pertama disebut sudah keluar dari lini produksi. SUV Ukuran Menengah Lucid - Inline Kabar dari internal Lucid: prototipe pertama sudah selesai dirakit Kabar soal mobil pertama yang sudah selesai ini datang dari Nick Twork, Head of Communication Lucid, melalui unggahan di X. Twork membagikan bahwa ia berada di area perakitan prototipe Lucid, melihat EV baru tersebut mulai terbentuk. Tanpa membocorkan terlalu banyak, Twork mengatakan mobil-mobil ini “akan mengejutkan orang” saat akhirnya publik bisa melihat versi jadinya. Ia menyebut EV tersebut berbagi DNA dasar yang sama dengan jajaran Lucid saat ini (sedan Air dan SUV Gravity), namun dipasangkan dengan kemudahan manufaktur yang meningkat drastis, yang juga berarti struktur biaya yang lebih baik. Fokus Berikutnya: Menekan Biaya Bagian terakhir dari pernyataan Twork sebenarnya adalah judul besar yang “diam-diam”. Lucid sudah membuktikan bisa membuat EV yang sangat mumpuni dari sisi teknologi, tetapi yang belum terbukti—setidaknya dalam skala besar—adalah apakah mereka bisa melakukannya tanpa membakar tumpukan uang tunai. Biaya masih menjadi titik sakit bagi pabrikan ini, dan memilih antara kendaraan yang tidak menguntungkan atau harga yang terlalu tinggi untuk dijangkau konsumen adalah persoalan yang harus diselesaikan. Di sinilah platform mid-size diharapkan bisa mengubah laju pembakaran kas. Lucid juga sudah menegaskan bahwa platform baru ini memang dirancang agar lebih murah sejak awal. Para analis memperkirakan penantang Tesla Model Y dari Lucid akan dibanderol di kisaran US$50.000, turun cukup jauh dibanding harga masuk US$70.000 untuk Lucid Air atau US$80.000 untuk Lucid Gravity. Lucid menyebut Project Midsize—ini adalah nama kode internalnya—ditargetkan mulai produksi pada akhir 2026. Itu akan menempatkan EV tersebut tepat di belakang Rivian R2, yang diperkirakan mulai dari sekitar US$45.000. Angka tersebut memang tergolong agak tinggi untuk segmennya (yang berarti Lucid masih melihat peluang memosisikan diri sebagai merek premium), tetapi tetap membuat platform baru ini lebih terjangkau bagi lebih banyak konsumen yang sebelumnya mungkin tidak pernah mempertimbangkan Lucid karena harganya. Namun bila pabrikan ini mampu menghadirkan sebagian saja dari pencapaian jarak tempuh atau teknologi yang mereka tunjukkan di model lain, persaingan di pasar SUV listrik ukuran menengah bisa menjadi sangat menarik dalam beberapa waktu ke depan.