Kipas radiator memiliki peran penting dalam membantu proses pendinginan mesin. Jika komponen ini mulai lemah, proses pelepasan panas dari radiator menjadi tidak maksimal. Akibatnya, suhu mesin berpotensi meningkat terutama saat kendaraan berada di kondisi macet atau berjalan pelan. "Kalau kipas radiator lemah, aliran udara yang melewati radiator jadi nggak kuat efeknya pendinginan mesin tidak maksimal," jelas Hasim Lukman, pemilik Bengkel Radiator Lamping di Cipondoh, Tangerang. Salah satu gejala yang paling sering dirasakan adalah suhu mesin yang cepat naik. Kondisi ini biasanya lebih terasa ketika mobil terjebak kemacetan karena aliran udara alami dari luar kendaraan berkurang. Selain itu, kipas radiator yang lemah juga bisa berdampak pada kinerja AC mobil. Pendinginan pada kondensor AC menjadi kurang optimal sehingga hembusan udara dari kabin terasa kurang dingin. "Biasanya juga keliatan dari putaran kipas yang pelan atau tidak stabil, kadang hidup kadang mati," lanjutnya.