Baterai lepas menjadi salah satu pilihan yang digunakan pada sejumlah motor listrik. Sesuai namanya, baterai ini dapat dilepas dari motor sehingga pengguna tidak perlu membawa seluruh kendaraan saat ingin melakukan pengisian daya. Penggunaan baterai lepas menawarkan sejumlah kelebihan, terutama dari sisi kepraktisan. Namun, sistem ini juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Pemilik bengkel motor listrik Battery Electric Motion (BEMo), Hernest, menjelaskan sejumlah kelebihan dan kekurangan baterai lepas pada motor listrik. Kelebihan Baterai Lepas pada Motor Listrik Baterai motor listrik Honda CUV e: 1. Lebih praktis saat mengisi daya Salah satu kelebihan utama baterai lepas adalah kemudahan saat melakukan pengisian daya. Baterai dapat dilepas dari motor dan dibawa ke lokasi yang memiliki sumber listrik. "Untuk baterai lepas kelebihannya pasti praktis dengan pengecasan, bisa dimana saja tidak perlu menggunakan kabel extend," ucap Hernest kepada Kompas.com, Jumat (25/9/2026). Dengan sistem tersebut, pengguna tidak perlu memindahkan motor ke dekat sumber listrik ketika lokasi parkir kendaraan cukup jauh dari stopkontak. 2. Bisa menambah kapasitas baterai Baterai lepas juga memungkinkan pengguna menambah baterai pada motor yang memiliki slot tambahan. "Biasanya disediakan untuk slot 1 baterai lagi untuk penambahan baterai," katanya. Menurut Hernest, keberadaan slot tambahan tersebut membuat pengguna lebih mudah menambahkan baterai atau menggunakan baterai tambahan. "Nah itu juga biasanya kelebihannya jadi mudah dalam setiap kita mau memberikan baterai tambahan atau joiner," ucapnya. 3. Lebih mudah saat servis Kelebihan lainnya adalah proses servis yang lebih mudah. Baterai dapat dilepas dan dipasang kembali sehingga mekanik lebih mudah melakukan pemeriksaan atau perawatan. "Kemudian servis lebih mudah sudah pasti karena itu tadi bisa dibongkar pasang," katanya. Baterai motor listrik Electrum H5 mengusung model swap Kekurangan Baterai Lepas pada Motor Listrik 1. Baterai cukup berat untuk dipindahkan Meski praktis saat pengisian daya, baterai lepas perlu diangkat dan dipindahkan secara manual. Kondisi ini perlu diperhatikan, terutama bagi pengguna yang kesulitan mengangkat beban beberapa kilogram. "Tapi pastinya punya resiko tersendiri yaitu untuk proses bongkar dan pasang kemudian angkut dan taruh itu juga ergonomi dari badan juga harus diperhatikan," ucap Hernest. Menurutnya, bobot baterai motor listrik umumnya berada di kisaran 7-8 kilogram sehingga cara mengangkatnya perlu diperhatikan. "Karena ini ketika yang punya motornya sudah tua untuk mengangkat itu kan lumayan ya, rata-rata baterai itu sekitar 7 kg, 8 kgan. Kalau mengangkat dari posisi bawah untuk bungkuk menjadi tegap itu kan juga ergonomi pengangkatannya harus diperhatikan," katanya. 2. Berisiko dicuri Berbeda dengan baterai tanam yang berada di dalam bodi kendaraan, baterai lepas memiliki risiko pencurian karena dapat dilepas dari motor. "Kekurangannya ya namanya pencurian ya meskipun ada di bawah jok juga resikonya juga pasti ada dari pencurian," kata Hernest. Karena itu, pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan baterai, termasuk ketika motor diparkir di tempat umum. 3. Soket lebih berisiko kendor dan berkarat Baterai yang sering dilepas dan dipasang juga membuat bagian soket perlu mendapat perhatian. Menurut Hernest, konektor dapat berisiko kendor dan kotor jika tidak dirawat dengan baik. "Kemudian soket gampang kendor sudah pasti, kemudian kemungkinan besar juga karat saat ini makanya perlu diberikan contact cleaner supaya menghindari dari karat dan kotor," ucapnya. Perawatan bagian konektor menjadi penting untuk menjaga sambungan antara baterai dan sistem kelistrikan motor tetap baik. 4. Lebih berisiko kemasukan air Proses bongkar pasang baterai juga dapat membuat bagian konektor memiliki risiko kemasukan air apabila terdapat celah atau kondisi soket tidak rapat. "Kemudian sudah pasti karena sudah bongkar pasang pasti juga namanya ada resiko masukan air ya namanya longgar itu juga pasti ada resiko untuk mungkin saja kemasukan air," katanya.