Berakhirnya insentif dari pemerintah terkait mobil listrik CBU diklaim bisa menjadi peluang bagi beberapa segmen yang sempat terpuruk tahun lalu. Salah satu segmen yang berpotensi kembali tumbuh adalah mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC). Apalagi, pergerakan pasarnya selama dua bulan pertama 2026 juga menunjukkan tren positif. Namun demikian, Tri Mulyono, Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation mengatakan, pertumbuhan LCGC pada 2026 masih terus dimonitor. "Kalau di tempat kami, dua bulan pertama (2026) masih dimonitor. Apakah memang berkembang atau market segmen LCGC ini seperti apa. Jadi dengan kondisi yang baru dua bulan, rasanya masih cukup prematur untuk menyimpulkan apakah sudah pemulihan atau belum," ujar Tri saat ditemui media di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (12/3/2026). Ilustrasi SPKLU mobil listrik di Tol Trans Jawa Bicara soal pencapaian tahun lalu, Tri menjelaskan, bagi Daihatsu kendala utama yang dihadapi lebih kepada dukungan dari perusahaan pembiayaan. Hal tersebut lantaran rekanan perusahaan pembiayaan juga sedang menghadapi kendala akibat tingginya tren non performing loan (NPL). "Di kami, dengan mayoritas 80 persen pembelian secara kredit, memang yang jadi kendala tahun lalu lebih ke dukungan lembaga pembiayaan. Karena mereka sendiri punya kendala NPL yang tinggi," kata Tri. Menyikapi kondisi tersebut, Tri menjelaskan pihaknya menyiasati dari sisi profiling konsumen yang akan membeli produknya. Strategi ini dilakukan sebagai mitigasi dengan menyaring calon konsumen sejak awal, yakni dengan menyampaikan persyaratan kredit lebih dini. Daihatsu Ayla 1.2 R ADS di Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 "Dari sisi profiling konsumen yang membeli, kami coba tarik di depan. Persyaratan kredit kami sampaikan sejak awal, sehingga kami sudah mengetahui soal pendapatan tetap konsumen. Secara umum, angsuran maksimal sekitar sepertiga gaji. Selain itu, jika konsumen memiliki aset seperti rumah sendiri, biasanya juga lebih menguntungkan dalam proses verifikasi kredit," ucapnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang