Francesco Bagnaia mengaku sudah punya keputusan untuk masa depannya. Pebalap Ducati ini santer dikabarkan bakal pindah ke Aprilia, benarkah demikian?Bagnaia pertama kali bergabung ke tim satelit Pramac Racing pada 2019. Pebalap yang dipanggil "Pecco" itu promosi ke tim pabrikan Ducati pada 2021 dan berhasil menyabet dua gelar MotoGP beruntun pada 2022-2023. Setahun berikutnya Bagnaia menyepakati kontrak untuk terus menggeber Desmosedici GP hingga musim 2026. Kabar burung kepindahan Bagnaia dari Ducati makin santer setelah hasil kurang sip pada musim 2025. Ditambah munculnya rumor yang menghubungkan Pedro Acosta untuk menjadi rekan setim Marc Marquez di Ducati masa depan. Bagnaia belum mengungkap secara jelas apakah dirinya pindah ke Aprilia."Saya sudah memutuskan, saya mengikuti insting saya, saya memilih apa yang menurut saya terbaik bagi saya," kata Bagnaia dikutip dari Motosan.es, Minggu (22/2/2026).Bagnaia disinyalir mengisi kursi pebalap yang ditinggalkan Jorge Martin. The Martinator diyakini memilih menyeberang ke tim pabrikan Yamaha."Dalam beberapa hari, semua pengumuman dari seluruh tim akan datang. Jadi tunggu pengumuman dariku, ya," ucap Bagnaia dikutip Crash.Jika Bagnaia benar-benar bergabung Aprilia, dia bakal reuni dengan Marco Bezzecchi, yang sama-sama mantan lulusan akademi balap Valentino Rossi. Di sisi lain, Bezzecchi ogah berkomentar terkait kabar Bagnaia yang bergabung ke Aprilia."Aku cuma balapan saja. Bagiku, tidak masalah siapa yang ada di sisi lain garasi. Aku sedang balapan, dan aku harus balapan. Ini adalah sesuatu yang harus Anda tanyakan kepada Massimo (Rivola, CEO Aprilia), bukan aku," ucap Bezzecchi.