Jorge Martin akhirnya podium dengan motor Aprilia. Pabrikan asal Noale itu makin tokcer, tapi hal itu tidak mengubah pikiran Martin untuk tetap pindah ke tim Yamaha pada musim mendatang.Martin meraih posisi tiga sprint race MotoGP Brasil di Sirkuit Goiania, Brasil. Dia naik satu peringkat ke posisi dua pada balapan utama, hanya kalah dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Ini podium pertamanya setelah "puasa" selama 504 hari, sejak terakhir kali terjadi pada MotoGP Catalunya, November 2024. Terbukti motor Aprilia saat ini terlihat jauh lebih kencang daripada Yamaha. Alex Rins merupakan pebalap Yamaha terbaik hanya finis di posisi ke-14 saat MotoGP Brasil.Spekulasi mengenai kepindahannya ke tim Yamaha sudah santer terdengar, bahkan sebelum balapan pertama dimulai. Di sisi lain, Martin membuktikan bahwa fokusnya tidak terganggu sama sekali.Apakah Martin menyesal dengan keputusan masa depannya mengingat performa Aprilia RS-GP 2026 yang sangat kompetitif? The Martinator menegaskan dirinya orang yang teguh pada pendirian."Tidak, sama sekali tidak," jawab Jorge Martin saat disinggung apakah awal musimnya yang kuat bersama Aprilia membuatnya berpikir ulang tentang keputusan masa depannya."Saya rasa masa depan biarlah jadi masa depan, sekarang adalah masa kini. Saya ingin fokus pada saat ini. Kamu pasti selalu punya berbagai pemikiran, tapi begitu saya mengambil sebuah keputusan, saya akan menjalaninya 100 persen. Namun sekarang saya berada di Aprilia, sekarang kita berada dalam momen yang bagus, dan inilah saatnya untuk menikmati momen tersebut," jelas dia.Aprilia kini mendominasi klasemen MotoGP 2026 sementara dengan menempatkan pebalap-pebalapnya di dua posisi teratas. Bezzecchi memimpin kejuaraan dengan perolehan 56 poin, diikuti Jorge Martin (45 poin). Mereka unggul jauh di atas juara bertahan Marc Marquez (34 poin) di urutan lima.