Pemilik mobil yang kendaraannya terkena paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau perlu lebih sering memeriksa kondisi filter udara. Pasalnya, partikel halus dari abu vulkanik dapat menumpuk dan membuat filter lebih cepat kotor. Untuk kondisi seperti ini, filter udara berbahan kertas memiliki keunggulan karena mampu menyaring partikel berukuran kecil dengan lebih baik. Iwan, pemilik Iwan Motor Honda Auto Clinic, mengatakan filter udara berbahan kertas memiliki kualitas penyaringan yang lebih baik dibandingkan jenis lainnya. Filter udara pada mobil. “Kualitas penyaringannya lebih bagus, partikel-partikel kecil bisa kesaring tapi usianya pendek, maksimal 20.000 Km atau jalan normal 10.000 Km untuk jalanan berdebu,” ucap Iwan kepada Kompas.com, belum lama ini. Iwan juga mengatakan, secara teknis filter udara mobil berbahan kertas dapat dibersihkan menggunakan air. Namun, cara tersebut jarang dilakukan karena filter yang sudah terlalu kotor biasanya diganti baru. “Biasanya kalau kotor hanya di semprot pake angin bertekanan dan kalau dibersihkan pakai angin sudah tidak bisa bersih langsung diganti,” ucap Iwan. Untuk harga, filter udara berbahan kertas juga memiliki harga yang cukup beragam tergantung jenis dan model mobil. Iwan menyebut, harga filter udara mobil berbahan kertas umumnya berada di kisaran Rp 150.000 hingga Rp 250.000. Dengan kondisi lingkungan yang banyak mengandung debu atau abu vulkanik, pemilik mobil disarankan lebih rutin memeriksa filter udara. Jangan menunggu sampai jadwal penggantian rutin jika kondisi filter sudah terlihat sangat kotor.