Keselamatan berkendara di jalan raya dinilai tidak hanya bergantung pada kemampuan mengemudi, tetapi juga mentalitas dan sikap pengendara saat berada di balik kemudi. Jalan raya sebagai ruang publik menuntut setiap pengguna jalan untuk memiliki etika, empati, dan rasa tanggung jawab terhadap orang lain. Marcell Kurniawan, Training Director dari Real Driving Centre, mengatakan masih banyak pengemudi yang bertindak semena-mena di jalan. Mulai dari memotong jalur secara tiba-tiba, memaksakan diri saat kondisi padat, hingga kabur setelah terlibat kecelakaan. Menurut dia, perilaku seperti itu menunjukkan rendahnya kesadaran bahwa kendaraan yang dikendarai memiliki risiko besar terhadap keselamatan orang lain. “Saat kita sudah berada di belakang kemudi, artinya kita punya risiko untuk menjadi pembunuh. Jadi pengemudi mesti selalu tetap waspada, taat, dan sadar saat mengemudi,” kata Marcell kepada Kompas.com, Sabtu (23/5/2026). Ilustrasi mengemudi Ia menjelaskan, banyak pengemudi masih menganggap jalan raya sebagai tempat meluapkan emosi atau mengejar kepentingan pribadi. Padahal, setiap keputusan kecil saat berkendara bisa berdampak besar terhadap pengguna jalan lain. Marcell menilai, etika berkendara harus mulai dibiasakan dari hal-hal sederhana. Misalnya memberi kesempatan kendaraan lain berpindah jalur, tidak memaksakan diri menerobos antrean, hingga tetap berhenti dan bertanggung jawab apabila terjadi insiden di jalan. Selain itu, empati juga dinilai menjadi faktor penting untuk menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan tertib. Pengemudi perlu menyadari bahwa seluruh pengguna jalan memiliki hak yang sama untuk merasa aman saat berkendara. “Kalau semua orang hanya memikirkan dirinya sendiri di jalan, potensi konflik dan kecelakaan pasti semakin besar,” ujarnya. Karena itu, perubahan budaya berkendara dinilai perlu dimulai dari kesadaran masing-masing pengemudi. Bukan hanya soal bisa mengendalikan kendaraan, tetapi juga mampu mengendalikan emosi dan menghargai keselamatan orang lain di jalan raya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang