Kehadiran varian plug-in hybrid (PHEV) dari Jaecoo J5 mulai dinantikan di Indonesia. Menyusul varian listrik murni atau Jaecoo J5 EV yang laris di pasar Tanah Air. Sebagai informasi, Jaecoo J5 PHEV sudah lebih dulu diperkenalkan di beberapa negara, sehingga memunculkan pertanyaan kapan akan menyusul ke Tanah Air. Menanggapi hal tersebut, Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, mengatakan bahwa saat ini perusahaan masih memprioritaskan kendaraan listrik murni atau battery electric vehicle (BEV). “Jaecoo J5 PHEV seperti anda bisa melihat yang produk sudah diperkenalkan di beberapa negara. Tapi saya pikir kami masih fokus pada BEV saat ini. Jadi jika pelanggan bersedia memiliki PHEV ke pasar Indonesia, kami pasti akan perkenalkan PHEV,” ujar Jim Ma, di Beijing, China, Sabtu (25/4/2026). Jaecoo J5 EV Ia menambahkan, keputusan untuk membawa varian PHEV ke Indonesia juga akan mempertimbangkan kondisi pasar, termasuk perkembangan harga bahan bakar. “Tapi saya pikir, sejauh harga bensin masih terus berkembang, saya pikir produk BEV masih menjadi fokus untuk market Indonesia,” kata Jim. Pernyataan tersebut menandakan bahwa peluang hadirnya J5 PHEV di Indonesia masih terbuka, namun belum menjadi prioritas utama dalam waktu dekat. Jaecoo saat ini melihat kendaraan listrik murni masih lebih relevan dengan arah kebijakan dan kebutuhan pasar domestik. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan varian PHEV akan menyusul, terutama jika permintaan konsumen mulai mengarah ke teknologi hybrid sebagai alternatif di tengah transisi elektrifikasi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang