- Mobil hybrid punya karakter unik, salah satunya mesin bakar yang tak akan langsung menyala saat awal jalan. Oleh karena itu, mesinnya tak perlu dipanasi sebelum dioperasikan. Ini bisa terjadi lantaran baterai masih terisi dan motor listrik mengambil alih peran penggerak roda saat melaju pelan. Mesin bakar akan menyala otomatis ketika sudah diperlukan. Paryudi, Technical Leader Nasmoco Bantul Yogyakarta mengatakan konsumen perlu mengubah kepercayaan lama bahwa mobil harus dipanaskan terlebih dulu sebelum digunakan. “Kebiasaan tersebut tak berlaku untuk mobil-mobil hybrid, pasalnya sistem sudah dibikin sedemikian rupa, selama belum dibutuhkan mesin bakar tak akan bekerja,” ucap Paryudi kepada KOMPAS.com, belum lama ini. Bila memang konsumen bersikeras hendak memanaskan mesin, maka bisa mengoperasikan mobil sampai level baterai di bawah 40 persen. “Tapi itu tidak perlu, karena pembuat mesin sudah memikirkan berbagai kemungkinan, dan menyiapkan solusinya, jadilah produk mobil hybrid yang seperti sekarang, tak sama dengan mobil-mobil konvensional,” ucap Paryudi. Tampilan layar display (MID) New Veloz Hybrid Sebagai tambahan informasi, mesin bakar pada mobil hybrid dibuat lebih presisi dan efisien, sehingga direkomendasikan oli yang sangat encer dengan SAE 0W-16. Artinya, saat mesin dingin pun kondisinya sudah siap melumasi komponen. Jadi, pengguna mobil hybrid perlu mengubah pola pikirnya, karena mesin pada mobil hybrid tak sepenuhnya sama dengan yang disematkan pada mobil konvensional. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang