Mesin mobil membutuhkan pemanasan sebelum digunakan, dengan tujuan mencapai suhu kerja ideal. Proses dari mesin dingin sampai mencapai suhu kerja ideal tersebut sebaiknya mesin tidak mendapatkan beban. Beban kerja mesin bisa berupa suhu ekstrem, akselerasi, putaran mesin tinggi, nyala sistem AC, dan pertautan putaran mesin dengan transmisi. Lantas, sebenarnya apa manfaat memanaskan mesin mobil sebelum dipakai? Imun, pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten mengatakan saat mesin belum menyala, oli masih berada di bak penampung. “Ketika mesin dihidupkan, pompa oli mulai bekerja dan menyebarkan pelumas ke seluruh bagian mesin seperti piston, camshaft, dan valve, itu sebabnya perlu dibiarkan terlebih dulu sesaat sebelum mobil digunakan,” ucap Imun kepada KOMPAS.com, Senin (3/11/2025). Manfaat memberikan waktu sesaat untuk pemanasan tersebut, menurut Imun, dapat mencegah gesekan antar logam yang bisa mempercepat keausan. “Karena sebenarnya mesin butuh pelumas, sehingga putaran antar komponen tak bergesekan cukup besar karena terpisahkan oleh lapisan oli, saat mesin dingin sebagian komponen masih kering tapi sudah berputar,” ucap Imun. Timing Chain di mesin mobil Peugeot Selain itu, mesin dirancang bekerja optimal pada temperatur tertentu yakni sekitar 80 sampai 90 derajat Celcius. Dengan memanaskannya sebentar, suhu oli dan cairan pendingin naik ke titik kerja ideal, sehingga pembakaran lebih efisien dan konsumsi bahan bakar lebih irit. “Mobil modern memiliki sensor suhu untuk mengatur sistem bahan bakar, yang mengatur campuran udara dan BBM berdasarkan kebutuhan, salah satunya saat mesin dingin,” ucap Imun. Saat baru menyala, campuran udara dan BBM dibuat lebih kaya agar mesin tidak mati. Setelah hangat, sistem menyesuaikan kembali ke mode normal, hasilnya mesin halus dan tidak brebet. Ilustrasi proses memanasi mesin mobil sebelum digunakan Ketika oli, transmisi, dan pendingin sudah bekerja dengan baik, mobil siap dipakai tanpa hentakan atau suara kasar. Ini penting terutama bagi mobil yang jarang digunakan atau disimpan di area lembap. “Mobil injeksi modern cukup dipanaskan 1 menitan, kalau mobil karburator lama bisa 5 menitan, sampai putaran mesin idle stabil, jangan lama-lama, bikin boros bensin dan polusi meningkat,” ucap Imun. Jadi, meski sebentar, memanaskan mesin memiliki beberapa manfaat guna menjaga komponen mobil lebih awet dan terhindar dari keausan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.