Peluncuran Jaecoo J5 di pasar Indonesia mendapat sambutan di luar ekspektasi. SUV terbaru dari Chery Group tersebut langsung diburu konsumen sejak pertama kali diperkenalkan, dengan jumlah pemesanan yang menembus ribuan unit dalam waktu singkat. Tingginya animo pasar itu di satu sisi menjadi sinyal positif bagi merek Jaecoo. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga memunculkan keluhan dari konsumen akibat masa inden yang semakin panjang. Sejumlah pembeli mengaku belum menerima unit meski sudah melakukan pemesanan sejak awal peluncuran. Menanggapi hal tersebut, manajemen Chery Group Indonesia akhirnya buka suara. President Director Chery Group Indonesia, Zheng Shuo, mengatakan lonjakan permintaan membuat kapasitas suplai harus dikejar dalam waktu cepat. Terlebih, Jaecoo J5 bukan didatangkan secara utuh dari luar negeri, melainkan dirakit secara lokal di Indonesia. “Kalau permintaan terlalu tinggi suplainya harus sebanding, karena kita tidak CBU, jadi dari awal kita sudah rakit lokal. Semua perlu waktu,” ujar Zheng, saat ditemui di Jakarta Utara, Senin (19/1/2026). Jaecoo J5 EV harga promo mulai Rp 249 juta (OTR Jakarta) untuk 1.000 pembeli pertama. Menurut Zheng, sejak resmi diluncurkan, jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) Jaecoo J5 sudah mencapai sekitar 2.000 unit. Sementara hingga saat ini, total konsumen yang masih menunggu unitnya juga masih berada di angka ribuan. “Sekarang kita usahakan climbing produksi, produksi kita naikan. Jadi dari setelah launching SPK-nya sudah 2.000-an. Jadi sampai sekarang indennya masih ribuan juga. Banyak customer yang sudah booking dan belum terima mobil. Kami minta maaf,” kata Zheng. Untuk mempercepat proses pengiriman ke konsumen, Chery Group Indonesia mengaku telah meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap. Perusahaan juga menambah tenaga kerja baru dan melakukan pelatihan agar lini perakitan bisa berjalan lebih cepat. Targetnya, sebelum periode Lebaran tahun ini, ribuan unit Jaecoo J5 sudah bisa diserahkan ke tangan konsumen. “Sebelum Lebaran kami usahakan 8.000 unit lebih minimal bisa di-handover. Kita sudah training karyawan baru untuk lebih cepat produksi,” ucap Zheng. Dengan langkah tersebut, Chery berharap antrean inden Jaecoo J5 bisa berangsur menurun, sekaligus menjaga kepercayaan konsumen yang sudah lebih dulu melakukan pemesanan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang