Kinerja ekspor mobil dari Indonesia Februari 2026 masih menunjukkan pertumbuhan signifikan, baik secara utuh atau completely built up (CBU) maupun terurai (completely knocked down/CKD). Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total ekspor CBU pada Februari 2026 mencapai 46.585 unit, naik 16,5 persen dibandingkan Januari 2026 yang tercatat sebanyak 40.003 unit. Secara tahunan (year-on-year), ekspor roda empat atau lebih buatan dalam negeri juga meningkat 26,6 persen dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 36.789 unit. Ilustrasi ekspor mobil Dari sisi merek, tiga eksportir terbesar pada Februari 2026 adalah Toyota dengan 16.859 unit, Daihatsu sebanyak 11.844 unit, dan Mitsubishi Motors dengan 8.710 unit. Sementara itu, ekspor CKD pada Februari 2026 tercatat sebanyak 7.898 set unit. Capaian terkait naik 30,8 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 6.036 set unit. Jika dibandingkan dengan Februari tahun lalu, ekspor CKD melonjak 79,6 persen dari sebelumnya 4.398 set unit. Tiga eksportir CKD terbesar pada periode ini adalah Mitsubishi Motors dengan 6.172 set unit, diikuti Hyundai sebanyak 870 set unit, serta Suzuki dengan 792 set unit. Adapun, ekspor komponen otomotif juga mengalami kenaikan. Pada Februari 2026, total ekspor komponen mencapai 16.597.457 pis, naik 33,6 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencapai 12.420.407 pis. Secara tahunan, ekspor komponen meningkat 54 persen dibandingkan Februari 2025 yang tercatat sebanyak 10.730.833 pis. Ekspor mobil Toyota Berikut rapor ekspor mobil dari Indonesia Februari 2026: Toyota: 16.859 unit Daihatsu: 11.844 unit Mitsubishi Motors: 8.710 unit Hyundai: 4.241 unit Suzuki: 2.685 unit Honda: 1.530 unit Isuzu: 600 unit Wuling: 86 unit Hino: 30 unit Ekspor CKD Mitsubishi Motors: 6.172 set unit Hyundai: 870 set unit Suzuki: 792 set unit Wuling: 64 set unit Ekspor komponen Toyota: 15.271.133 pis Honda: 1.238.110 pis Hino: 79.530 pis Hyundai: 6.380 pis Suzuki: 2.304 pis KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang