Distribusi Jaecoo J5 EV terus menunjukkan tren positif sejak pertama kali diluncurkan di pasar Tanah Air, November 2025. Hingga akhir bulan ini, pabrikan menargetkan pengiriman unit dalam jumlah besar untuk memenuhi permintaan konsumen. Head of Marketing Jaecoo Indonesia, M Ilham Pratama, mengatakan bahwa realisasi distribusi kendaraan sudah mendekati target yang ditetapkan perusahaan. “Total target pengiriman hingga akhir bulan ini (April) 13.000 unit. Saat ini sepertinya sudah lebih dari 10.000 lebih (pengiriman), bertahap,” ujar Ilham, saat ditemui di Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Meski demikian, pihak Jaecoo belum merinci berapa jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang telah dikantongi oleh J5 EV hingga saat ini. Jaecoo J5 EV Sejak meluncur pada tahun lalu, J5 EV memang langsung mendapat respons positif dari pasar. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), SUV listrik ini bahkan berhasil menjadi model terlaris pada kuartal pertama (Januari–Maret) 2026 dengan total penjualan mencapai 7.827 unit. Secara spesifikasi, J5 EV mengusung motor listrik bertenaga 155 kW atau setara 210 PS, dipadukan dengan baterai berkapasitas 60,9 kWh. Mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 461 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar NEDC. Tak hanya itu, SUV listrik ini juga sudah mendukung pengisian cepat DC hingga 130 kW. Dari sisi keselamatan, J5 EV dibekali berbagai fitur modern seperti 17 fitur ADAS, enam airbag, kamera 540 derajat, serta struktur bodi berbahan baja berkekuatan tinggi. Untuk pasar Indonesia, J5 EV dipasarkan dengan harga mulai Rp 279,9 juta untuk varian standar, sementara tipe premium dibanderol Rp 309,9 juta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang