Pabrik Daihatsu Kyoto Oyamazaki Plant menjadi fasilitas produksi yang tidak hanya dibangun dengan inovasi manufaktur terbaik, tetapi juga mencerminkan komitmen Daihatsu terhadap carbon neutral. Mulai beroperasi sejak 1973, pabrik yang dahulu pernah memproduksi Daihatsu Midget atau Bemo ini telah mengalami pembaruan signifikan pada 2022. Tujuan pembaruan tersebut bukan hanya untuk melakukan modernisasi dan meningkatkan daya saing manufaktur, tetapi juga untuk menciptakan proses produksi yang lebih ramah lingkungan. Dengan menerapkan konsep SSC (Simple, Slim, dan Compact), Kyoto Oyamazaki Plant kini memiliki sistem produksi dengan fleksibilitas tinggi, operasional yang lebih efisien, serta manajemen energi yang lebih baik melalui pemanfaatan bangunan bertingkat. Menurut Hiroshi Fukushima, Kyoto Plant Branch Manager Daihatsu Motor Co., Ltd., area paint booth merupakan penyumbang emisi CO? terbesar. Karena itu, perbaikan pabrik difokuskan pada pengecilan ukuran booth serta penerapan sistem daur ulang udara. Daihatsu Kyoto Plant, pabrik Daihatsu di Jepang “Proses pengecatan menyumbang sekitar 65 persen dari total konsumsi energi di pabrik ini, dengan paint booth sebagai area yang paling banyak menggunakan energi. Karena itu, proses ini menjadi tantangan terbesar dalam upaya mencapai netralitas karbon,” ujarnya kepada sejumlah media dari Indonesia saat berkunjung ke Tokyo, Senin (27/10/2025). Dengan meningkatkan efisiensi proses pelapisan cat serta menerapkan otomatisasi penuh, ukuran booth dapat diperkecil. Hal tersebut mampu mengurangi volume udara yang dibutuhkan serta menurunkan daya kipas, sehingga konsumsi energi dapat ditekan secara signifikan. Penerapan sistem daur ulang udara juga diterapkan pada proses pengecatan. Jika sebelumnya sisa cat yang tidak menempel ditangkap menggunakan air, kini diganti dengan filter kardus (cardboard filter). Daihatsu Kyoto Oyamazaki Plant Perubahan ini memungkinkan terciptanya booth kering (dry booth) yang secara drastis menurunkan penggunaan air. Selain itu, kemampuan untuk menggunakan kembali udara dengan suhu dan kelembapan yang sesuai turut berkontribusi besar dalam menekan konsumsi energi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.