Antusiasme komunitas motor tetap terasa kuat saat mengikuti rolling thunder dalam rangka menyambut Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung 2025, meskipun hujan sempat turun sejak pagi hari. Kondisi cuaca tersebut tidak menyurutkan semangat para peserta untuk tetap berkendara bersama sebagai bentuk dukungan terhadap gelaran tersebut. Tessar dari Generation Beat Manado Club mengatakan, rolling thunder tetap berlangsung meriah walau sempat diguyur hujan. Rolling thunder jelang Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung 2025 Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian acara yang mempererat kebersamaan antar komunitas. “Walaupun tadi pagi sempat hujan, kami tetap antusias untuk melakukan rolling thunder sebagai bagian dari acara Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung 2025. Kita tetap semangat, walaupun agak basah,” kata Tessar kepada Kompas.com di Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (13/12/2025). Ia berharap ke depan kegiatan serupa dapat digelar bergantian di berbagai daerah di Sulawesi Utara agar jangkauan komunitas yang terlibat semakin luas. “Harapan kita, ke depan bisa pindah-pindah lokasi, bisa ke Manado, Minahasa, ataupun Minahasa Utara, supaya yang kumpul semakin banyak,” ujarnya. Antusiasme serupa juga dirasakan Novita Lumempouw dari Fake Aerox. Ia menilai rolling thunder menjadi momen yang dinantikan komunitas motor karena menjadi ajang silaturahmi sekaligus menunjukkan kekompakan antar sesama pengendara. Sementara itu, Vincent dari Honda Vario Club Indonesia (HVCI) Regional Sulawesi Utara dan Gorontalo mengungkapkan, hujan yang turun sejak rombongan berangkat dari Tomohon tidak menjadi penghalang bagi komunitasnya untuk bergabung. “Dari Tomohon tadi juga sempat hujan, tetapi tidak mengurangi rasa semangat kami untuk bergabung di acara ini. Jadi kami selalu semangat untuk bersama-sama melakukan rolling thunder dan berkumpul,” ujar Vincent. Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung 2025 Ia pun berharap gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun dengan lokasi yang bervariasi. “Kalau boleh, tempatnya bisa bergantian dan rutin dilaksanakan setiap tahun. Bisa di Tomohon, Minahasa, dan daerah lainnya,” ucapnya. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang