Chery Tiggo 7 yang dipasarkan di China Dua SUV kompak milik Chery Group, yakni Jaecoo J7 dan Chery Tiggo 7, masuk dalam program penarikan kembali atau recall di China. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko keselamatan yang berpotensi muncul pada unit tertentu. Recall tersebut didaftarkan oleh Chery kepada State Administration for Market Regulation pada Januari 2026. Program ini mencakup kendaraan yang diproduksi dalam periode April hingga Desember 2025.Model yang terdampak adalah Chery Tansuo 06 dan Tiggo 7 bermesin 1.6T, dengan Tansuo 06 dikenal di pasar global sebagai Jaecoo J7. Disadur VIVA Otomotif dari Carnewschina, Senin 26 Januari 2026, total unit yang masuk dalam daftar recall tercatat lebih dari seribu kendaraan. Isu teknis yang menjadi dasar recall berkaitan dengan pemasangan klip pengikat kabel ECU mesin. Pada sebagian unit, komponen tersebut diduga tidak terpasang dengan sempurna saat proses produksi. Jaecoo J7 Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gesekan pada kabel seiring waktu pemakaian. Jika dibiarkan, keausan pada kabel dapat memicu gangguan kerja mesin, termasuk kemungkinan mesin mati saat kendaraan sedang berjalan. Dari sudut pandang keselamatan, risiko tersebut dinilai cukup serius meski tidak terjadi pada seluruh unit. Karena itu, produsen memilih melakukan recall sebagai langkah preventif sebelum menimbulkan insiden di jalan. Dalam program ini, Chery akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada sistem kabel ECU kendaraan terdampak. Jika ditemukan pemasangan yang tidak sesuai atau tanda kerusakan, perbaikan maupun penggantian komponen dilakukan tanpa biaya.Pemberitahuan kepada pemilik kendaraan dilakukan melalui jaringan diler resmi di China. Konsumen akan dihubungi secara langsung melalui surat, pesan singkat, maupun sambungan telepon.Secara produk, Jaecoo J7 dan Tiggo 7 1.6T merupakan SUV kompak yang menjadi bagian penting strategi Chery di segmen menengah. Keduanya mengusung mesin bensin turbo 1.6 liter yang dipadukan dengan transmisi kopling ganda.Meski recall ini terjadi di pasar China, isu tersebut tetap menjadi perhatian di pasar global. Hal ini mengingat Jaecoo J7 juga dipasarkan di berbagai negara dengan spesifikasi yang relatif serupa.