Chery telah mengajukan rencana penarikan kembali (recall) ke Badan Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China (State Administration for Market Regulation/SAMR) untuk sejumlah unit produksi dari dua model SUV, menyusul adanya potensi cacat keselamatan. Perusahaan mendaftarkan program recall tersebut dengan nomor S2026M0007V pada 23 Januari 2026, sesuai dengan Regulasi Penarikan Produk Otomotif Cacat dan aturan pelaksanaannya, seperti dilaporkan oleh Y-Auto. Dikutip dari Carnewschina, Senin (26/1/2026), salah satu model yang terdampak recall ini mencakup 1.108 unit Chery Tansuo 06 atau yang dikenal dengan nama Jaecoo J7 untuk pasar global (termasuk Indonesia). Pada kendaraan yang terdampak, sebagian unit diduga dirakit tanpa pemasangan klip pengikat kabel cabang unit kontrol elektronik mesin (ECU) yang benar saat proses produksi. Pengikatan yang tidak memadai dapat menyebabkan kabel mengalami gesekan seiring waktu. Keausan berlebihan pada kabel tersebut berpotensi menyebabkan mesin mati mendadak saat kendaraan sedang melaju, sehingga menimbulkan risiko keselamatan bagi penumpang maupun pengguna jalan lainnya. Jaecoo J7 Chery menyatakan akan melakukan pemeriksaan gratis terhadap pemasangan kabel cabang ECU pada seluruh kendaraan yang masuk dalam program recall. Jika ditemukan klip terpasang tidak sesuai atau kabel menunjukkan tanda-tanda kerusakan, maka perusahaan akan memperbaiki atau mengganti komponen terkait tanpa biaya kepada pemilik kendaraan. Lantas, bagaimana dengan unit yang ada di Indonesia apakah ikut terdampak? Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia memastikan bahwa produk Jaecoo J7 yang dijual di Indonesia tidak terdampak dari permasalahan tersebut. "Untuk Indonesia tidak terdampak. Unit Jaecoo J7 sudah dirakit dalam negeri," kata Ilham, kepada Kompas.com, Senin (26/1/2026). Sebagai informasi, saat ini Jaecoo J7 yang dijual di Indonesia sudah dirakit dalam negeri menggunakan fasilitas pabrik milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) yang berlokasi di Cikampek, Purwakarta. SUV bertenaga hibrida dari Jaecoo ini dibanderol dengan harga Rp 509,9 juta OTR Jakarta. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang