Chongqing[Gambas:Youtube] Pabrikan otomotif asal China kini tengah meraih hati dan kepercayaan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan ragam pilihan produk.Tak sampai di situ, mereka juga harus meyakinkan calon pembeli mobilnya bahwa produk yang mereka jual punya nilai dan terjamin mutunya.Salah satu merek mobil yang menunjukkan keseriusannya untuk menjaga mutu hingga keamanan keselamatan penggunanya adalah Changan.Hal ini terbukti dari investasi bernilai ratusan miliar rupiah yang mereka 'bakar' untuk membangun Changan Automobile Collision Safety Laboratory.Tes Tabrak Mobil Changan Foto: Muhammad Hafizh Gemilang/detikOtoDi tempat ini, ribuan tes dilakukan sepanjang tahun. Bahkan disebutkan bahwa saat pembangunannya butuh dana hingga 300 juta yuan China atau setara dengan Rp 753 miliar.Changan juga memiliki aset dummy atau boneka yang identik manusia, untuk mendeteksi cedera saat pengujian tabrak dilakukan.Aset tersebut jelas tak main-main harganya, sebab dirancang agar memiliki sensor yang bisa dianalisa secara akurat.Tes Tabrak Mobil Changan Foto: Muhammad Hafizh Gemilang/detikOto"Salah satu dummy yang dipunya bernilai 12 juta yuan China (setara Rp 30 miliaran) dan ada juga yang 8 juta yuan China (setara Rp 20 miliaran)," ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, yang mengawal detikcom ke China.Saat kami datang ke fasilitas yang berlokasi di Airport Park, Changan ini, sedang ada pengujian Changan Deepal S07. SUV yang juga sudah hadir di Indonesia ini dites airbag sopirnya dengan cara tabrak depan 30 derajat dan kecepatan 30 km per jam."Di sini ada banyak skenario yang dites. Ini salah satunya ditabrak depan, tapi tidak frontal, karena jarang terjadi tabrakan yang frontal. Ini dites miring sedikit ke kiri 30 derajat," lanjut Setiawan.Usai mobil dites tabrak, kami dapat melihat bahwa airbag mengembang sempurna dan dummy sopir atau penumpang tidak ada yang rusak.Tes Tabrak Mobil Changan Foto: Muhammad Hafizh Gemilang/detikOtoHal tersebut membuktikan keamanan mobil Changan Deepal S07 yang memang sudah tersertifikasi lolos uji tabrak oleh pihak ketiga sekalipun.Pihak Changan juga buka-bukaan, bahwa untuk melakukan tes satu mobil dibutuhkan setidaknya 60 mobil untuk direlakan."Yang bikin tes ini mahal juga di alat yang dipakai kayak kamera, lampu sorot, dan lainnya. Itu penting untuk melihat bagaimana kecelakaannya," ujar Setiawan.Changan juga menjaga betul setiap aset yang mereka punya. Itu kenapa dummy yang menjadi 'relawan tabrak' disimpan di tempat yang terjaga suhunya.