Bridgestone Indonesia melihat perkembangan kendaraan listrik yang terus meningkat. Pabrikan ban asal Jepang ini mengaku siap meluncurkan ban mobil listrik di tahun ini. Mukiat Sutikno, Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, mengatakan, sebenarnya mulai tahun ini di pabrik Bridgestone yang ada di Karawang, pihaknya sudah mengembangkan teknologi baru, yakni sponge technology. "Itu ban yang untuk mobil listrik. Jadi, ke depannya tentunya melihat model mana yang kita lihat bisa best selling, itu kita akan meluncurkan bannya," ujar Mukiat, kepada wartawan, saat ditemui di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, di JIExpo Kemayoran, belum lama ini. Ban mobil listrik Bridgestone Turanza 6. Saat ini, Bridgestone Indonesia memang belum memiliki ban yang memang diciptakan khusus untuk mobil listrik. Namun, menurutnya, semua ban Bridgestone yang sudah menggunakan teknologi ENLITEN bisa dipakai untuk mobil listrik. "Semua ban Bridgestone kami yang dengan teknologi ENLITEN itu, khususnya Turanza 6, itu sudah EV ready," kata Mukiat. Mukiat mengatakan, Turanza 6 bisa digunakan untuk mobil listrik. Tapi, perbedaannya ada pada noise yang dihasilkan. Ban Turanza 6 di IIMS 2025. Berbeda dengan ban mobil listrik dengan sponge technology yang sedang dikembangkan. Soal durabilitas, Mukiat tidak menjelaskan secara detail. Menurutnya, produk Bridgestone sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Mukiat mengatakan, tren mobil listrik cukup menarik, apalagi melihat tahun lalu kontribusinya bisa mencapai 14-15 persen. Menurutnya, dalam beberapa tahun ke depan bisa saja kontribusi mobil listrik mencapai 20 persen "Tapi, tentunya ini kan juga tergantung nanti perubahan insentif segala dari pemerintah bagaimana, karena itu akan lebih mempengaruhi tren EV ke depannya di Indonesia," ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang