JAKARTA, KOMPAS.com - Baru-baru ini viral di media sosial video yang memperlihatkan pemudik tersesat di area persawahan dan perkampungan warga saat hendak menuju Gerbang Tol (GT) Purwomartani akibat mengikuti aplikasi peta digital. Menanggapi kondisi tersebut, Rachmat, Humas PT Jasamarga Jogja Solo, membenarkan beberapa kendaraan pemudik tersasar saat hendak ke GT Purwomartani. Meski begitu, ia enggan merinci jumlahnya. “Kalau yang pengguna jalan masuk ke perkampungan tidak ada konfirmasi untuk jumlahnya,” ucap Rachmat, kepada Kompas.com, Rabu (25/3/2026). Berdasarkan informasi dikutip dari Kompas.com, rute-rute alternatif menuju GT Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, yang melalui jalan perkampungan dan area persawahan akhirnya dihapus dari Google Maps. Akses Rachmat menjelaskan, satu-satunya akses menuju GT Purwomartani adalah melalui jalan Yogyakarta-Solo. Sejumlah kendaraan pemudik saat melintasi jalan di area persawahan di Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Selasa (24/03/2026) . Para pemudik ini melintasi jalan area persawahan setelah mengikuti petunjuk arah dari Google Map menuju GT Purwomartani. Pemudik yang hendak menuju GT Purwomartani untuk mengakses jalur tol baru dapat melihat rambu-rambu petunjuk arah yang telah dipasang. rambu penunjuk arah juga ditambah guna memudahkan para pemudik menuju GT Purwomartani. Di samping itu, ada pula petugas yang berjaga untuk mengarahkan para pemudik menuju gerbang tol. Sebelumnya, pada H+3 Lebaran, lalu lintas menuju tol fungsional Prambanan–Purwomartani, khususnya jalur yang mengarah keluar Yogyakarta, terpantau mengalami kemacetan cukup parah. Kepadatan terjadi di pada kendaraan yang hendak meninggalkan Yogyakarta maupun yang ingin masuk ke tol fungsional melalui GT Purwomartani. GT Purwomartani. Hingga Selasa (24/3/2026) pukul 14.00 WIB, arus kendaraan di titik ini masih terhambat, baik di lajur lambat ataupun lajur cepat Berdasarkan pantauan di lapangan, kemacetan dipicu tingginya volume kendaraan yang mengarah ke Jalan Raya Solo–Yogyakarta. Arus kendaraan datang dari berbagai titik, mulai dari Jalan Ring Road Utara hingga jalur utama seperti Jalan Laksda Adisucipto dan Jalan Raya Janti, yang semuanya bertemu di satu koridor menuju akses tol. Dari pertigaan Maguwoharjo hingga GT Purwomartani yang berjarak 5 Km, berdasarkan perkiraan Google Maps bahkan butuh waktu 20-30 menit. Tak hanya di sekitar GT Purwomartani, kepadatan juga terjadi di kawasan pertigaan Maguwoharjo. Aktivitas masyarakat yang memadati toko oleh-oleh dan restoran di kawasan tersebut turut memperparah kondisi lalu lintas. Situasi ini menunjukkan bahwa akses menuju tol fungsional Prambanan–Purwomartani menjadi titik krusial bagi pemudik yang ingin kembali ke jaringan Tol Trans Jawa. Kendaraan pemudik saat masuk Gerbang Tol Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman. Tol dengan panjang sekitar 12 Km ini dibuka fungsional selama mudik lebaran. Bahkan, jalur ini disebut sebagai akses paling relevan bagi kendaraan yang ingin melanjutkan perjalanan ke luar kota melalui jalan tol, selain tentunya jalur arteri via Klaten. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang