Tren mobil listrik kian berkembang pesat saat ini di Tanah Air. Bahkan diprediksi akan pemudik ke luar kota yang menggunakan mobil listrik kini kian bertambah. Frince Rajagukguk, Kepala Rest Area Travoy KM 88A mengatakan, untuk menyambut para pemudik yang menggunakan mobil listrik telah menyediakan 14 nozzle SPKLU. "Pengguna mobil listrik diprediksi akan lebih banyak pada musim mudik tahun ini. Maka dari itu rest area Travoy KM 88A punya 14 nozzle SPKLU. 11 nozzle dari PLN, 3 nozzle dari Voltron," kata Frince kepada tim Merapah 2026 beberapa hari yang lalu. Lebih rinci, SPKLU dari PLN di rest area Travoy KM 88A terdiri dari lima nozzle fast charging. Sementara dari Votron menyediakan dua nozzle fast charging. "Saat ini pengguna atau kebutuhan fast charging yang tinggi," kata Frince. Rest Area KM 456A-456B Tol Semarang-Solo. Direktur PT Astari Marga Sarana (Resta Pendopo Km 456), Sutomo, mengatakan jumlah pengunjung di rest area diperkirakan meningkat signifikan selama periode mudik, begitu juga yang menggunakan mobil listrik. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pengelola telah melakukan optimalisasi ketersedian SPKLU. “Bagi pengguna kendaraan listrik, kami bekerja sama dengan Astra Power. Tersedia dua dispenser di masing-masing sisi dengan tiga nozzle berkapasitas medium hingga fast charging, sehingga pengisian hanya membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit,” ujarnya. Dengan berbagai upaya tersebut, pemudik diharapkan dapat memanfaatkan rest area secara bijak. Beristirahat secukupnya dan bergantian menjadi kunci agar perjalanan tetap lancar tanpa menimbulkan kemacetan di titik-titik krusial jalur mudik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang