BAIC Indonesia memastikan bakal membawa salah satu model populernya, Arcfox T1, yang digadang sebagai penantang langsung BYD Atto 1. Demikian diungkapkan CEO BAIC Indonesia, Johnnathan Salim, di sela-sela gelaran Guangzhou International Automobile Exhibition 2025, Jumat (21/11/2025). “T1 ini memang kita siapkan untuk segmen itu. Target kita di harga kepala dua kecil,” kata dia. brand BAIC, Arcfox Lebih lanjut, pabrikan menargetkan Arcfox T1 tampil perdana di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 meski unit yang diperlihatkan ke publik bakal masih CBU setir kiri. "Melihat regulasi yang ada, dari sisi tax dan lain-lain (tidak ada pembebasan tarif impor) maka kita akan langsung masuk dengan CKD. Kita introduce di IIMS 2025, tapi masih setir kiri buat kita show dulu," katanya. "Target kita delivery di Juni 2025. Namun harga pastinya, kita masih melakukan perhitungan tapi yang pasti targetnya Rp 200 juta kecil," lanjut Johnnathan. Masuknya Arcfox ke Indonesia jadi langkah penting BAIC dalam memperluas pasar. Jika BAIC selama ini identik dengan SUV berkarakter adventure, Arcfox justru menyasar segmen urban yang lebih mainstream. Dari sisi dimensi, Arcfox T1 memiliki panjang 4,34 meter menjadikannya salah satu yang paling besar di kelasnya. Kursi baris kedua Arcfox T1 Ruang kabin terasa lebih lega, sementara bagasinya mampu memuat barang besar seperti sepeda atau perlengkapan camping. Pelek 18 inci juga jadi pembeda lain. Biasanya, ukuran itu hanya muncul di EV kelas menengah ke atas. Tampilan eksteriornya membawa ciri khas dengan siluet membulat, atap hitam kontras, dan spoiler halus di bagian buritan. Interiornya modern dengan panel instrumen 8,8 inci dan layar sentral 15,6 inci. Sektor baterai mengandalkan LFP 42,3 kWh. Berdasarkan pengujian di China, jarak tempuhnya mencapai 425 km dalam sekali isi. Arcfox juga menyematkan fitur “Extreme Clean Cabin” dengan material rendah emisi, lapisan nano anti-noda, dan kualitas udara yang lebih bersih. Arcfox T1 Di negara asalnya, T1 dijual dalam dua opsi motor listrik, 70 kW dan 95 kW, serta beberapa pilihan baterai. Jika jadwal peluncuran berjalan lancar, masyarakat akan mulai bisa melihat langsung pesaing baru BYD Atto 1 ini dalam waktu tak terlalu lama. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.