V e:HEV menjadi pintu masuk termurah bagi konsumen yang ingin merasakan teknologi hybrid Honda di segmen SUV ringkas. Dengan banderol Rp 449 juta, varian ini berada cukup jauh dari HR-V RS e:HEV yang dibanderol Rp 488 juta. Namun menariknya, meski berstatus varian hybrid paling murah, fitur yang ditawarkan tidak terasa “dikurangi” secara signifikan untuk pemakaian harian. Honda HR-V e:HEV jadi varian hybrid termurah saat ini. Beragam Fitur Dari luar, HR-V e:HEV sudah dibekali beragam fitur yang tergolong lengkap. Varian standar ini telah memiliki power back door, lengkap dengan spion yang otomatis terlipat saat mobil dikunci dan terbuka kembali ketika dibuka. Fitur ini memang sederhana, tapi terasa fungsional, terutama saat parkir di area sempit atau basement. Akses kendaraan juga makin praktis karena dari smart key, pengemudi sudah bisa membuka jendela hanya dengan menekan tombol unlock. Menariknya, fitur ini juga terintegrasi dengan power back door, sekaligus dilengkapi remote engine start. Honda HR-V e:HEV jadi varian HR-V hybrid termurah Sektor pencahayaan menjadi salah satu nilai jual HR-V e:HEV. Headlamp sudah menggunakan teknologi multi reflector LED dengan proyektor, dipadukan lampu sein sequential yang memberi kesan modern. Di bagian bawah bumper, foglamp juga sudah LED, sehingga pencahayaan tetap optimal saat berkendara di kondisi hujan atau malam hari. Suasana Kabin Masuk ke kabin, salah satu detail yang patut diapresiasi adalah kisi-kisi AC. Honda memberi opsi pengaturan arah semburan, apakah ingin langsung mengarah ke penumpang atau dibuat menyebar. Detail kecil, tapi sangat terasa manfaatnya. Honda HR-V e:HEV jadi varian HR-V hybrid termurah Panel instrumen mengandalkan layar TFT yang tampilannya bisa disesuaikan dengan preferensi pengendara, memberikan kesan modern sekaligus informatif. Sementara Head Unit juga mirip dengan tipe RS. Namun sayang, untuk fitur kamera 360 resolusinya terlalu rendah, sehingga kurang sedap dipandang. Dari sisi keselamatan, Honda HR-V e:HEV termurah ini masih dibekali Honda Sensing, sama seperti varian RS. Artinya, fitur keselamatan aktif tetap lengkap meski bukan varian teratas. Honda HR-V e:HEV jadi varian HR-V hybrid termurah Untuk wiper, saklarnya sudah bisa diatur intermittent, meski belum mengusung auto wiper seperti pada HR-V RS. Namun, untuk lampu utama sudah dilengkapi auto headlamp. Head unit dan pengaturan AC terasa familiar karena desainnya mirip dengan varian RS. Pengaturan AC masih mengandalkan tombol analog, yang justru menjadi nilai tambah. Saat suhu diatur lebih dingin, lampu latar berubah biru, sementara saat diatur lebih hangat berubah merah. Praktis dan intuitif, tanpa perlu masuk ke menu layar sentuh. Honda HR-V e:HEV jadi varian HR-V hybrid termurah Soal pengecasan di kabin, HR-V e:HEV terbilang royal. Di baris depan tersedia USB Type A dan Type C, serta wireless charging untuk smartphone. Penumpang belakang juga dimanjakan dengan dua dermaga USB Type C. Fitur berkendara pun tidak kalah lengkap, mulai dari Drive Mode (Econ, Normal, Sport) yang sama dengan tipe RS. Lalu ada Hill Descent Control, hingga electric park brake dengan brake hold. Sayangnya, spion tengah masih menggunakan mode day and night manual, belum auto dimming seperti di varian RS. Honda HR-V e:HEV jadi varian HR-V hybrid termurah Selain itu, pengaturan jok juga masih reclining biasa, belum pakai electric seat seperti pada varian RS. Kedua varian hybrid HR-V menggunakan mesin dan sistem e:HEV yang sama, yakni kombinasi mesin 1.5L i-VTEC dan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 106 PS atau setara 104 Tk dengan torsi 127 Nm, sementara motor listriknya menyumbang tenaga 131 PS atau setara 129 Tk dengan torsi 253 Nm. Honda HR-V e:HEV jadi varian HR-V hybrid termurah Dengan kelengkapan fitur tersebut, HR-V e:HEV varian termurah terasa cukup sepadan. Selisih harga hampir Rp 39 juta dari HR-V RS e:HEV memang memangkas beberapa fitur premium. Mesksipun, tidak mengorbankan fungsi utama sebagai SUV hybrid modern yang nyaman dan mudah digunakan. Honda HR-V e:HEV jadi varian hybrid termurah saat ini. Kesimpulan: Plus: fitur buat harian sudah lengkap, kisi AC fleksibel dan mudah diatur, Honda Sensing tetap tersedia Minus: minim pembeda visual dibanding varian di atasnya, material masih banyak plastik keras, resolusi gambar kamera 360 terbilang rendah Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang