Curah hujan tinggi yang memicu banjir di sejumlah wilayah membuat pemilik kendaraan, termasuk mobil listrik, perlu lebih waspada. Kondisi ini bukan hanya berpotensi menghambat mobilitas, tetapi juga dapat menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan dan sistem kendaraan jika tidak ditangani dengan benar. Berbeda dengan mobil konvensional, mobil listrik memiliki sistem kelistrikan dan baterai tegangan tinggi yang memerlukan penanganan khusus saat terendam banjir. Oleh karena itu, pemahaman mengenai langkah awal yang tepat menjadi penting agar risiko kerusakan maupun bahaya lanjutan dapat diminimalkan. Herdiansyah Syaftaji, Kepala Bengkel Hyundai Gowa Pramuka Jakarta, mengatakan, matikan kendaraan sebagai langkah awal saat mobil listrik terendam banjir. Hyundai IONIQ 5. "Demi meningkatkan keamanan, semua penumpang tidak berada dalam kendaraan selama kendaraan terendam banjir atau kondisi banjir tinggi," ujar Herdiansyah, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini. Tips yang senada disarankan juga oleh Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors. Dia mengatakan, jika mobil listrik sudah terendam banjir, direkomendasikan untuk tidak menyalakan mobil. "Apabila dalam kondisi aman, mohon dapat segera memutuskan koneksi kutub negatif dari baterai aki dan hubungi bengkel resmi untuk evakuasi mobil," kata Maulana. Wuling Cloud EV. Sejumlah pabrikan pun menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dibandingkan upaya penyelamatan kendaraan. Menghindari menyalakan mobil, memastikan penumpang keluar dari kabin, serta segera menghubungi bengkel resmi menjadi langkah krusial yang tidak boleh diabaikan saat mobil listrik terendam banjir. Dengan prosedur yang tepat, risiko kerusakan serius maupun potensi bahaya dapat ditekan. Edukasi kepada pengguna mobil listrik menjadi kunci, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang kian sering terjadi, agar kendaraan tetap aman dan keselamatan penggunanya terjaga. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang