Mobil Listrik JAECOO J5 EV di GJAW 2025 Kehadiran Jaecoo J5 di Indonesia langsung mencuri perhatian pasar sejak resmi diperkenalkan pada awal November lalu. SUV anyar ini mendapat sambutan tinggi dari konsumen, namun di balik antusiasme tersebut, Chery Group Indonesia mengakui adanya keterlambatan pengiriman unit kepada sebagian pemesan. President Director Chery Group Indonesia, Zheng Shuo, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen Jaecoo J5. Ia menjelaskan bahwa lonjakan pesanan yang terjadi jauh melampaui ekspektasi awal perusahaan.“Kami baru launching di November tanggal 3, lalu setelah dua hari, tepatnya tanggal 4 November, jumlah pesanan sudah di atas 2.000 unit. Jujur saja, itu sudah di luar ekspektasi kami,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Sabtu 24 Januari 2026. Menurutnya, sejak awal Chery Group Indonesia memang cukup percaya diri terhadap potensi Jaecoo J5 di pasar nasional. SUV ini dinilai memiliki kombinasi desain dan spesifikasi yang sesuai dengan selera konsumen Indonesia, mulai dari bodi SUV dengan ground clearance tinggi hingga fitur penunjang kenyamanan. Interior Jaecoo J5 EV “Dari awal kami yakin J5 akan diterima pasar, karena bentuknya SUV, ground clearance-nya tinggi, lalu kami juga bekali sunroof dan suspensi multi-link. Dari sisi driving juga bagus, jadi kami cukup optimistis,” katanya. Meski optimistis, target penjualan awal sebenarnya dipatok di angka yang lebih konservatif. Chery Group Indonesia menargetkan sekitar 1.000 unit Jaecoo J5 per bulan, namun realisasi pesanan hanya dalam dua hari pertama sudah melampaui dua kali lipat target bulanan tersebut. Lonjakan SPK itu berdampak langsung pada kesiapan produksi dan distribusi. Zheng Shuo mengakui pihaknya kini tengah berupaya mempercepat proses produksi agar konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menerima unitnya.“Kami sedang mengusahakan bagaimana produksi bisa lebih cepat, supaya konsumen kami tidak harus menunggu lama,” ujarnya.Hingga saat ini, Chery Group Indonesia telah melakukan serah terima sekitar 3.000 unit Jaecoo J5 kepada konsumen. Namun jumlah tersebut baru mencakup pemesanan hingga pekan pertama November, sementara antrean SPK masih cukup panjang.“Memang sudah banyak yang kami handover, sekitar 3.000 unit, tapi itu baru bisa meng-cover sampai minggu pertama November. Sekarang kami sedang berusaha menyelesaikan SPK hingga pertengahan November,” kata Zheng Shuo.Ia kembali menyampaikan permohonan maaf kepada konsumen yang unitnya belum dikirim. Perusahaan, kata dia, akan terus mempercepat produksi, namun tetap menjaga standar kualitas. “Kami tidak ingin terlalu cepat lalu kualitas atau standar kami jadi dikompromikan. Itu yang tidak kami mau,” ujarnya.Zheng Shuo juga menegaskan bahwa seluruh proses produksi tetap mengikuti standar yang telah ditetapkan, termasuk melalui pelatihan internal. Ia pun meminta konsumen untuk bersabar sedikit lebih lama. “Kami sangat mengapresiasi kesabaran konsumen dan kami benar-benar minta maaf. Please give us a little more time,” tutupnya.Sebagai informasi, Jaecoo J5 diposisikan sebagai SUV untuk penggunaan harian dengan karakter modern dan fungsional. Model ini mengusung desain SUV kompak dengan ground clearance tinggi, dilengkapi suspensi belakang multi-link untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.Jaecoo J5 juga dibekali sejumlah fitur yang menjadi daya tarik utama, seperti panoramic sunroof, sistem hiburan modern, serta berbagai fitur keselamatan aktif. Kombinasi desain, fitur, dan harga yang kompetitif membuat J5 mendapat respons positif sejak pertama kali diperkenalkan di pasar Indonesia.Ke depan, Chery Group Indonesia menargetkan dapat mengejar komitmen pengiriman hingga 10.000 unit Jaecoo J5 sebelum Lebaran. Perusahaan menyebutkan detail rencana percepatan distribusi akan disampaikan lebih lanjut oleh tim terkait.