Jaecoo sudah membuka pemesanan J5 sejak awal November 2025. Hingga saat ini, angka pemesanannya tembus 12.000 unit.Jaecoo bikin kejutan saat pertama kali mengumumkan harga J5. SUV listrik itu dibanderol dengan harga kompetitif yakni Rp 249,9 juta untuk tipe termurah sementara yang termahal Rp 299,9 juta. Rupanya banyak orang Indonesia yang kepincut dengan Jaecoo J5. Sejak keran pemesanan dibuka pertama pada awal November 2025, tercatat sudah ada belasan ribu SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) yang masuk. "Sudah lebih dari 12.000 SPK untuk J5," ujar Head of Marketing Jaecoo Indonesia Mohamad Ilham Pratama saat dikonfirmasi detikOto baru-baru ini.Pesanan yang membludak membuat antrean mengular. President Director of Chery Group Indonesia Zeng Shuo yang juga menaungi merek Jaecoo bahkan sudah meminta maaf dari jauh hari terkait inden J5. Dia menjelaskan bahwa Jaecoo J5 itu kini dirakit di Indonesia dan butuh waktu untuk produksi."Kalau kita lihat ada demand dari market, kita pasti akan usahakan kasih konsumen mobil secepatnya, kita juga tidak berharap konsumen inden lama-lama," ujar Zeng Shuo kala itu.Terbaru, Jaecoo menawarkan program asuransi untuk mengunci harga agar tidak berubah meski nantinya insentif tak berlanjut. Diketahui dalam Keputusan Menteri Perindustrian nomor 5096 tahun 2025, Jaecoo J5 EV merupakan salah satu mobil listrik yang memenuhi kriteria TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) sehingga dapat memanfaatkan insentif PPN (Pajak Pertambahan Nilai). TKDN Jaecoo J5 EV itu mencapai 40 persen. Dengan demikian, PPN-nya hanya 2 persen, sedangkan 10 persen sisanya ditanggung pemerintah. Pemberian insentif pajak itu berlaku untuk tahun pajak 31 Desember 2025. Belum diketahui kelanjutan nasib insentif untuk mobil listrik pada tahun 2026.Program Price Lock Insurance dapat diikuti oleh konsumen yang telah membayarkan tanda jadi hingga 31 Desember 2025. Jika insentif EV dihentikan, konsumen tetap hanya membayar Rp 299,9 juta tanpa dikenakan tambahan biaya akibat pengenaan PPN."Namun, khusus bagi konsumen yang telah membayarkan tanda jadi sekaligus membayar harga kendaraan, maka harga unit J5 EV akan tetap sebesar Rp 299.900.000 tanpa perlu mengikuti program Price Lock Insurance," beber Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma.Hingga saat ini, Jaecoo tercatat sudah mendistribusikan 3.000 unit J5 EV kepada seluruh konsumen di Indonesia. Dengan total SPK lebih dari 12.000 unit, itu artinya masih ada 9.000 unit lagi yang harus segera dikirim ke garasi konsumen Tanah Air.