Layanan angkutan kota (angkot) AC Depok memberikan informasi akan berhenti beroperasi pada 2 Mei 2026. Informasi ini diumumkan lewat media sosial PT Comuter Anak Bangsa (CAB). Bahkan berdasarkan pantauan Kompas.com, di sisa-sisa harinya beroperasi disematkan pula selembaran pengumuman di kabin mobil. Sopir-sopir yang bertugas juga berpamitan kepada penumpang yang menggunakan layanan angkot AC ini. Dodi, Koordinator Lapangan PT CAB membenarkan bila layanan angkot AC atau D10A akan berhenti beberapa hari lagi. Dirinya berharap bila layanan ini juga ada bantuan dari Pemerintah Kota Depok agar tetap beroperasi. "Angkot ini swasta murni. Kalau ada kerjasama misalnya subsidi. Subsidi kan tidak semuanya berupa uang. Bisa saja dari KIR atau dari pajak," katanya kepada Kompas.com di Terminal Jatijajar, Rabu (29/4/2026). Pengumuman angkot AC Depok yang akan berheti beroperasi Angkot AC Depok atau D10A dikelola oleh pihak swasta yakni PT CAB yang tujuannya untuk peremajaan angkutan. Pengoperasiannya bersifat swasta murni dan bukan angkutan bersubsidi pemerintah. Angkot dengan mobil Confero S tersebut beroperasi dengan sistem modern atau cashless. Rute angkot AC ini melayani Terminal Depok ke Terminal Jatijajar atau sebaliknya. Tarif angkot AC ini pada awalnya adalah Rp 1.000, namun kini Rp 9.000. Di sisi lain, bila tarif terus dinaikkan untuk menanggung operasional, dikhawatirkan penumpang akan berkurang. Maka dari itu Dodi berharap Wali Kota Depok bisa memberikan kebijakan terkait permasalahan ini. Sebab menurutnya selama ini angkot ini selalu penuh penumpang dan jadi pilihan banyak pengguna transportasi umum yang tidak ingin keluar ongkos double untuk naik ojol atau transit menggunakan angkot lain. "Para sopir juga punya keluarga, kalau angkotnya tidak lagi beroperasi mereka belum dapat perkerjaan baru," katanya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang