Honda memastikan Joan Mir tidak dapat tampil pada MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, akhir pekan ini. Posisi Mir akan digantikan Aleix Espargaro. Penampilan tersebut menjadi kesempatan pertama Espargaro memperkuat tim pabrikan Honda Racing Corporation (HRC) pada musim 2026. Mir masih harus menjalani pemulihan akibat masalah kesehatan yang hingga kini belum dijelaskan secara rinci oleh Honda. Sementara itu, Espargaro juga belum banyak mendapatkan kesempatan mengendarai motor MotoGP sepanjang musim ini. Pebalap asal Spanyol tersebut mengalami cedera saat menjalani tes pramusim di Sepang. Kembali Balapan Bersama Honda Cedera tersebut membuat Espargaro harus menjalani operasi lanjutan untuk melepas implan logam yang sebelumnya dipasang pada bagian punggungnya. Aleix Espargaro saat berlaga pada MotoGP Spanyol 2025 Pelat dan sekrup tersebut digunakan setelah Espargaro mengalami patah tulang pada empat ruas tulang belakang akibat kecelakaan ketika tes. Kondisi tersebut membuat peraih tiga kemenangan di kelas MotoGP itu tidak dapat melakukan pengujian RC213V sesuai rencana. Bahkan, agenda wildcard yang sebelumnya telah dijadwalkan juga harus dibatalkan. Kini, Espargaro akan kembali turun balapan untuk pertama kalinya sejak seri penutup MotoGP 2025 di Valencia. Jelang tampil di Mandalika, Espargaro menyadari bahwa dirinya belum berada dalam kondisi ideal karena minimnya waktu di atas motor. "Tentu saja merupakan kehormatan besar untuk bergabung dengan tim pabrikan Honda di MotoGP, dan saya ingin berterima kasih kepada mereka karena telah memercayakan saya untuk membalap selagi Joan dan Taka dalam masa pemulihan," ujar Aleix, pada keterangan resmi Honda Racing Corporation (HRC), Selasa (6/10/2026). "Setelah kecelakaan di awal tahun dan cedera yang saya alami, waktu saya mengendarai motor tidak sebanyak yang saya inginkan. Kami berangkat ke Mandalika dengan ekspektasi yang realistis karena saya hanya melahap sedikit putaran, ditambah lagi sirkuit ini sangat menguras fisik, itu pun belum memperhitungkan faktor cuaca," kata Aleix. Tantangan Mandalika Minimnya waktu mengendarai motor menjadi tantangan tersendiri bagi Espargaro. Apalagi, Mandalika dikenal sebagai salah satu sirkuit yang menuntut kondisi fisik pebalap. Selain karakter lintasan yang cukup teknis, kondisi cuaca di Lombok juga dapat menjadi faktor yang memengaruhi jalannya balapan. Honda sendiri masih berupaya meningkatkan performa RC213V. Kehadiran Espargaro di Mandalika sekaligus memberikan kesempatan bagi HRC mendapatkan masukan tambahan dari pebalap yang sebelumnya berperan sebagai penguji. Pada sisi lain, Honda juga masih memiliki Luca Marini sebagai salah satu pebalap utama yang menjadi tumpuan di klasemen. Pada balapan sebelumnya, pebalap asal Thailand tersebut finis di posisi ke-13 pada balapan hari Minggu, hanya terpaut tiga posisi di belakang Luca Marini. Marini saat ini menjadi pebalap Honda dengan posisi terbaik di klasemen sementara. Pebalap Italia itu juga masih berupaya memperkecil jarak dengan Enea Bastianini dan Fermin Aldeguer dalam persaingan memperebutkan posisi ke-10 klasemen kejuaraan.