Salah satu cara untuk mewaspadai mobil bekas banjir adalah dengan mengecek kondisi kolong jok dan bagian dalam karpet. Namun ada satu bagian lain yang tak kalah penting untuk diperiksa, yakni sabuk pengaman. Bagian ini sering luput dari perhatian karena dianggap selalu bersih dan jarang bermasalah. Padahal jika mobil pernah terendam banjir, air kotor bisa masuk ke sela-sela sabuk maupun rumah penguncinya dan meninggalkan bekas yang tidak mudah dibersihkan. Ilustrasi diler mobil bekas Pemilik jasa inspeksi kendaraan PT Inspector Indonesia Expert, Lukman Hakim, mengatakan, ada titik-titik tertentu pada sabuk pengaman yang perlu dicek lebih teliti. “Biasanya terlihat di sela-sela label sabuk pengaman atau di rumah sabuknya (buckle). Itu bagian yang terpencil. Periksa apakah karatnya kasar atau tidak, dan apakah masih ada sisa lumpurnya,” ujar Hakim kepada Kompas.com, belum lama ini. Hakim menjelaskan, baut serta rumah sabuk pengaman tergolong area tersembunyi yang sulit dijangkau saat pencucian biasa. Mobil kebanjiran yang masuk bengkel untuk dibersihkan. Jika mobil pernah terendam banjir, air kotor berpotensi masuk dan meninggalkan bekas yang tidak sepenuhnya hilang. Pada mobil yang digunakan normal tanpa riwayat terendam, area tersebut umumnya tetap bersih atau hanya menunjukkan karat ringan akibat faktor usia. Namun, jika ditemukan karat yang kasar, bertekstur tidak rata, atau bahkan masih ada sisa lumpur mengering, kondisi itu patut dicurigai. “Dilihat dulu karatnya seperti apa. Karena hampir di setiap mobil pasti ada karat,” ujarnya. Ilustrasi sabuk pengaman mobil. Meski begitu, Hakim mengingatkan bahwa keberadaan karat tidak serta-merta menandakan mobil bekas banjir. Artinya, karat saja belum cukup menjadi dasar kesimpulan. Yang perlu diperhatikan adalah karakter karat tersebut serta lokasinya. Pemeriksaan menyeluruh tetap diperlukan agar calon pembeli tidak salah menilai kondisi mobil bekas yang akan dibeli. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang