Aksi konvoi sejumlah mobil dengan manuver zig-zag di ruas Tol Becakayu menjadi sorotan di media sosial. Peristiwa ini terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @jabodetabek.terkini. Dalam video tersebut terlihat beberapa mobil melaju beriringan sambil berpindah jalur secara zig-zag di tengah kondisi lalu lintas yang relatif sepi. Aksi tersebut disebut menyerupai manuver kendaraan di sirkuit balap. Keterangan dalam unggahan itu menyebutkan, meskipun jalan tol tampak lengang, perilaku berkendara tersebut tetap berpotensi membahayakan pengguna jalan lain. “Aksi berbahaya terekam kamera warga di ruas Tol Becakayu, tepatnya di kawasan Kalimalang, Jakarta Timur. Sejumlah kendaraan roda empat terlihat melaju dengan pola zig-zag atau meliak-liuk di jalan tol," tulis unggahan itu dikutip Kamis (5/3/2026). "Perilaku konvoi seperti ini tentu sangat membahayan pengguna jalan lainnya, terlebih dilakukan di jalan berbasis hambatan dengan kecepatan tinggi," lanjutnya. Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala membenarkan adanya peristiwa tersebut. Reiki mengatakan, pihak kepolisian saat ini telah mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat dalam aksi tersebut melalui rekaman kamera pengawas. “Sudah kami identifikasi untuk kendaraannya melalui CCTV dan sudah kami dapat datanya sesuai nomor polisi yang terdaftar,” ujar Reiki saat dihubungi Kompas.com, Kamis. Setelah data kendaraan diperoleh, polisi berencana mendatangi alamat pemilik kendaraan sesuai dengan yang tertera di STNK. “Kami akan melakukan teguran secara lisan dan memberikan pengarahan yang bersifat edukatif kepada pengendara tersebut,” kata Reiki. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi karena manuver berbahaya di jalan tol dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan lain. “Harapan kami, kejadian ini tidak terulang kembali karena dapat mengganggu kenyamanan pengendara lain,” ujar Reiki. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang