Polisi telah mengamankan enam pengemudi mobil yang viral usai melakukan konvoi zig-zag di Tol Becakayu, Jakarta Timur. Pelaku yang rata-rata masih muda itu menyampaikan permohonan maaf dan berjanji tak mengulanginya di masa depan.Disitat dari laman resmi TMC Polda Metro Jaya, salah satu peserta konvoi mengatakan, aksi konvoi zig-zag di Tol Becakayu semata-mata hanya untuk keperluan konten. Dia dan teman-temannya mengaku tak punya maksud lain. "Kami selaku pengemudi yang viral di media sosial karena berkendara zigzag di Tol Becakayu pada tanggal 1 Maret 2026 jam 04.00 dini hari, kami meminta maaf atas kegaduhan yang telah kami lakukan dan kami meminta maaf atas pihak terkait," demikian ujar salah satu peserta konvoi tersebut, dikutip Sabtu (7/3)."Hal yang kami lakukan tidak dapat dibenarkan dan apa yang kami lakukan hanya sebatas konten. Demikian permintaan maaf yang kami sampaikan," tambahnya.[Gambas:Instagram]Sumber yang sama menjelaskan, selain diminta menyampaikan permohonan maaf, para peserta konvoi itu diharuskan membuat surat pernyataan untuk tak mengulangi perbuatan di masa depan. Mereka juga dikenakan sanksi maksimal sesuai ketentuan yang berlaku.Diberitakan sebelumnya, media sosial dihebohkan video konvoi mobil dengan manuver zig-zag di tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur. Aksi tersebut dianggap berbahaya dan mengganggu keselamatan pengguna jalan lain.Dalam video yang beredar sebanyak lima mobil berdempetan melakukan manuver zig-zag di jalan bebas hambatan. Secara serentak, konvoi tersebut melakukan manuver memotong jalur dari lajur paling kiri ke lajur kanan. Setelah videonya viral, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya langsung menelusuri para pemilik kendaraan tersebut.