Viral di media sosial video konvoi mobil manuver zig-zag di ruas tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jakarta Timur. Pihak kepolisian sedang mencari para pemilik mobil tersebut.Dalam video yang beredar sebanyak lima mobil berdempetan melakukan manuver zig-zag di jalan bebas hambatan. Secara serentak, konvoi tersebut melakukan manuver memotong jalur dari lajur paling kiri ke lajur kanan. Kini setelah videonya viral, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sedang menelusuri para pemilik kendaraan tersebut. "Sudah kami identifikasi untuk kendaraannya melalui CCTV (kamera pengawas), dan sudah kami dapat datanya sesuai nomor polisi yang terdaftar," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Reiki Indra Brata Manggala dalam keterangannya dikutip dari Antara.Dia mengatakan upaya selanjutnya, yakni mencari dan mendatangi pengendara yang melakukan aksi tersebut."Kami akan melakukan teguran secara lisan dan memberikan pengarahan yang bersifat edukatif kepada pengendara tersebut," ujar Reiki.Menurut Reiki, teguran ini merupakan langkah preventif agar para pengemudi tersebut menyadari bahaya yang ditimbulkan dari tindakan mereka. Polisi berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang."Karena dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya," ucap Reiki.Aksi zig-zag dalam kecepatan tinggi di jalan tol sangat berisiko memicu kecelakaan beruntun. Selain melanggar etika berkendara, tindakan tersebut juga tidak sesuai dengan aturan jaga jarak aman antar kendaraan.Praktisi keselamatan berkendara sekaligus Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengatakan idealnya rumus menjaga jarak di jalan tol adalah empat detik. Maksudnya, posisikan kendaraan kita memiliki jarak sekitar empat detik dengan kendaraan di depan."Jaga jarak yang ideal 4 detik di jalan tol dengan perhitungan mewakili: 1 detik, reaksi pengemudi dalam berpikir dan bereaksi, 1 detik kondisi beban kendaraan, rem dan ban, 1 detik kondisi permukaan jalan, kelembapan, angin, lingkungan, 1 detik safety faktor yang tidak diperhitungkan," jelas Sony