PT Astra Honda Motor (AHM) tidak hanya fokus meningkatkan kompetensi teknisi di jaringan bengkel resmi melalui Astra Honda Motor Technical Skill Contest (AHM-TSC). Pabrikan sepeda motor asal Jepang tersebut juga menyiapkan regenerasi tenaga kerja bidang purna jual sejak jenjang pendidikan vokasi. Upaya tersebut diwujudkan melalui kompetisi keterampilan teknik yang ditujukan khusus bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program ini menjadi bagian dari komitmen AHM dalam mencetak sumber daya manusia yang siap terjun ke industri otomotif, khususnya sektor layanan purna jual. Siapkan SDM Aftersales Sejak Bangku SMK General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin, mengatakan, kompetisi mekanik di tingkat SMK tersebut dinamakan Festival Vokasi Astra Honda. SMK Binaan DAM dan AHM di Jawa Barat "Kita bisa bayangkan betapa AHM punya kepedulian yang tinggi terhadap manpower untuk aftersales service di bidang perbaikan," ujar Muhibbuddin, di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHSRTC), Cikarang, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). Menurut Muhibbuddin, program tersebut tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan kompetisi. AHM juga terlibat dalam penyusunan kurikulum pendidikan vokasi agar materi yang diajarkan selaras dengan kebutuhan industri otomotif. "Kami dari SMA, siapkan kurikulumnya, terus kemudian kami bikin event semacam (AHM-TSC) ini, tapi levelnya untuk anak-anak SMA. Tujuannya adalah kami ingin memberikan kebanggaan untuk mereka bahwa dengan menguasai skill yang bagus, skill teknik yang bagus, mereka punya masa depan," kata Muhibbuddin. Siswa SMK binaan AHM sedang melakukan uji keterampilan Beasiswa bagi Peserta Terbaik Lewat Festival Vokasi Astra Honda, para peserta juga mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan teknis yang telah dipelajari selama menempuh pendidikan. Ajang tersebut diharapkan mampu memotivasi siswa untuk terus meningkatkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Muhibbuddin menambahkan, peserta terbaik dalam kompetisi tersebut akan memperoleh berbagai bentuk apresiasi. Tidak hanya berupa penghargaan, para pemenang juga berkesempatan mendapatkan beasiswa yang dapat mendukung pengembangan kemampuan mereka di masa mendatang. Kompetisi adu keterampilan antar SMK binaan AHM Selain itu, para juara diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengasah keterampilan teknik. Dengan demikian, ekosistem pendidikan vokasi dan industri otomotif dapat berjalan beriringan dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten di bidang layanan purna jual. Untuk diketahui, AHM juga memiliki ratusan SMK binaan, yakni sekolah kejuruan yang menerapkan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.