Mobil balap Toyota Sebuah konsep baru di dunia balap nasional akan segera hadir melalui Krida Agya Mandalika Kartini Race 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, dan menghadirkan mobil balap Toyota dengan pendekatan yang tidak biasa. Berbeda dari balap pada umumnya yang fokus pada performa, mobil yang digunakan dalam ajang ini justru mengedepankan kombinasi antara teknologi balap dan identitas budaya Indonesia. Basis yang digunakan adalah Toyota Agya, namun telah mendapatkan sejumlah penyesuaian untuk memenuhi standar kompetisi. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dari sisi teknis, mobil telah dimodifikasi untuk meningkatkan aspek keselamatan dan performa agar siap digunakan di lintasan. Penyesuaian tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan balapan tetap kompetitif sekaligus aman bagi para peserta. Yang membuatnya berbeda, setiap mobil dibalut dengan livery unik yang tidak sekadar estetika. Desain visualnya mengusung motif batik dengan kombinasi warna yang beragam, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia yang diangkat ke dalam dunia motorsport.Tak hanya itu, bagian kap mesin hingga bodi kendaraan juga menampilkan berbagai destinasi wisata unggulan Indonesia. Konsep ini menjadikan mobil balap bukan hanya sebagai alat kompetisi, tetapi juga medium promosi pariwisata melalui pendekatan sport tourism. Menariknya, seluruh mobil tersebut akan digunakan dalam ajang balap khusus perempuan, yang menjadi yang pertama digelar di Indonesia di sirkuit berstandar internasional. Hal ini memberi dimensi baru, di mana mobil balap juga menjadi simbol perubahan dalam ekosistem motorsport nasional.Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, memastikan seluruh persiapan teknis telah dilakukan. “Seluruh unit Toyota Agya yang akan digunakan balap dari Krida Toyota NTB telah melalui proses modifikasi sesuai standar balap,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Senin 13 April 2026. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Ia juga menambahkan bahwa kesiapan tidak hanya dari sisi kendaraan, tetapi juga penyelenggaraan. “Fasilitas sirkuit telah dipastikan siap, termasuk dukungan sumber daya manusia dengan standar internasional,” kata Priandhi.Dengan konsep yang menggabungkan balap, budaya, dan promosi pariwisata, mobil balap Toyota ini menghadirkan pendekatan berbeda bahkan sebelum lampu start menyala. Ajang ini berpotensi menjadi warna baru dalam dunia balap nasional sekaligus membuka peluang lebih luas bagi keterlibatan perempuan di lintasan.