Ilustrasi isyarat tangan pengandara motor Berkendara motor dalam rombongan tidak hanya soal kecepatan dan arah, tapi juga komunikasi antarpengendara. Selain lampu sein dan rem, para bikers sering menggunakan isyarat tangan untuk memberi informasi kepada teman satu kelompok. Namun, ada beberapa isyarat tangan yang jarang diketahui, padahal penting untuk koordinasi dan keselamatan. Berikut VIVA rangkum dari SlashGear Kamis, 13 November 2025, menjelaskan lima isyarat tangan penting yang sering terlewatkan. Ilustrasi pengendara sepeda motor 1. Menambah atau Mengurangi KecepatanDalam rombongan, menjaga kecepatan yang sama sangat penting agar tidak ada pengendara yang tertinggal atau menyalip tanpa koordinasi. Isyaratnya: - Menambah kecepatan: Lengan kiri lurus horizontal, telapak tangan menghadap ke atas, gerakkan tangan seolah mendorong udara ke atas. - Mengurangi kecepatan: Lengan kiri lurus horizontal, telapak tangan menghadap ke bawah, gerakkan tangan seperti “menekan” udara. Isyarat ini memungkinkan pemimpin rombongan memberi sinyal kecepatan tanpa suara, sehingga semua anggota bisa menyesuaikan ritme berkendara.2. Persinggahan Istirahat / Rest StopUntuk perjalanan jauh, penting memberi tahu kelompok saat akan berhenti untuk istirahat atau minum. Beberapa isyarat yang digunakan:- Lengan kiri lurus horizontal, kepalan tangan digerakkan naik turun seperti “menyusui sapi”.- Alternatif lebih halus: Lengan kiri lurus, siku ditekuk, ibu jari menunjuk helm, menandakan “berhenti sebentar”.Dengan isyarat ini, seluruh rombongan bisa memahami akan ada pemberhentian tanpa harus saling berteriak atau menggunakan klakson.3. Menunjukkan Sein Masih MenyalaLampu sein yang masih menyala setelah berbelok bisa menimbulkan kebingungan. Isyarat tangan:- Lengan kiri lurus, tangan bergantian kepalan dan terbuka secara cepat.Ini memberi tahu rekan di belakang atau depan bahwa sein masih aktif dan perlu diperiksa.4. Persinggahan Bahan Bakar / Fuel StopKarena tangki motor lebih kecil daripada mobil, pengendara perlu memberi tahu rombongan jika akan berhenti untuk mengisi bensin:- Lengan kiri lurus ke samping, jari atau telapak tangan menunjuk ke tangki motor beberapa kali.- Alternatif lain: Sentuh area tangki motor dengan telapak tangan terbuka.Isyarat ini membantu seluruh kelompok menyesuaikan rute dan waktu berhenti bersama.5. Formasi Rapat / Close FormationSaat melewati lalu lintas padat atau memasuki kota, rombongan motor harus rapat agar tetap aman:- Lengan kiri lurus, siku ditekuk 90°, gerakkan tangan secara melingkar di atas kepala.Artinya “rapatkan barisan, kumpul kembali”. Ilustrasi helm full face / pengendara motorIsyarat ini memastikan semua pengendara memahami bahwa formasi akan diganti agar keselamatan tetap terjaga.Isyarat tangan ini mungkin jarang diketahui pengendara motor umum, namun sangat penting untuk koordinasi dan keselamatan dalam rombongan. Semua isyarat dilakukan dengan lengan kiri, agar tangan kanan tetap mengendalikan throttle.Menguasai isyarat ini bukan sekadar gaya, tetapi juga meningkatkan keselamatan di jalan dan komunikasi yang jelas antarpengendara.