Pasar suku cadang otomotif di Indonesia terus menunjukkan potensi pertumbuhan seiring meningkatnya jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan raya. Kondisi tersebut mendorong berbagai produsen komponen global untuk memperkuat kehadirannya, salah satunya melalui pengembangan jaringan distribusi agar produk lebih mudah dijangkau konsumen. Melihat peluang tersebut, ZF Group memperkuat bisnis aftermarket di Indonesia dengan menunjuk PT Mitra Kencana Nusantara (MKN) sebagai distributor tunggal produk TRW. Penunjukan tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sekaligus peluncuran sejumlah produk TRW di Jakarta, Sabtu (25/7/2026). ZF menilai Indonesia menjadi salah satu pasar strategis di kawasan Asia Pasifik. Berdasarkan data perusahaan, jumlah kendaraan yang beroperasi di Indonesia mencapai sekitar 27,3 juta unit, dengan kendaraan penumpang mendominasi sekitar 20,9 juta unit. Besarnya populasi kendaraan tersebut dinilai menjadi peluang sekaligus tantangan dalam memastikan ketersediaan suku cadang berkualitas di berbagai daerah. "Indonesia memiliki peran penting dalam strategi pertumbuhan ZF di kawasan. Oleh karena itu, perusahaan berupaya memperkuat distribusi produk aftermarket melalui kemitraan dengan perusahaan lokal yang telah memiliki jaringan logistik luas," jelas Vice President of ZF Aftermarket and Head of Asia Pacific, Teoh Chee How, dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026). MKN Country Head of ZF Aftermarket Indonesia, Benny Liem, menjelaskan pemilihan MKN didasarkan pada pengalaman perusahaan tersebut dalam mendistribusikan suku cadang otomotif ke berbagai wilayah di Indonesia. Menurutnya, jaringan distribusi yang luas menjadi faktor penting untuk menjaga ketersediaan produk sekaligus mempercepat waktu pengiriman ke bengkel maupun konsumen. Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, ZF juga memperkenalkan sejumlah produk TRW yang dipasarkan di Indonesia, antara lain kampas rem (brake pad), cakram rem (brake disc), dan shock absorber untuk kendaraan penumpang. Produk-produk tersebut dikembangkan dengan standar yang mengacu pada pengalaman TRW sebagai pemasok komponen original equipment (OE) bagi berbagai produsen kendaraan global. Pada sistem pengereman misalnya, material kampas rem dirancang untuk menghasilkan daya cengkeram yang optimal dengan tingkat kebisingan dan debu yang rendah. Sementara shock absorber menggunakan perlakuan khusus pada piston rod guna meningkatkan ketahanan komponen dalam berbagai kondisi jalan. ZF melihat perubahan perilaku konsumen juga turut mendorong pertumbuhan pasar aftermarket. Pemilik kendaraan, khususnya yang telah melewati masa garansi resmi, kini semakin memperhatikan kualitas komponen pengganti tanpa mengabaikan aspek efisiensi biaya. Kondisi tersebut membuat segmen aftermarket premium diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang, terutama untuk komponen sistem pengereman, suspensi, dan hydraulic cylinder yang menjadi kebutuhan rutin dalam perawatan kendaraan. Melalui kerja sama dengan MKN, ZF menargetkan cakupan produk TRW untuk kendaraan pabrikan Jepang di Indonesia terus meningkat. Saat ini produk TRW telah mencakup sekitar 80 persen populasi kendaraan Jepang, dan perusahaan menargetkan angka tersebut meningkat menjadi lebih dari 90 persen pada 2027. Di sisi lain, CEO PT Mitra Kencana Nusantara, Sutjipto Kalam, mengatakan perusahaan akan terus memperkuat jaringan distribusi agar ketersediaan produk tetap terjaga, tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga di berbagai daerah. Menurutnya, kesiapan infrastruktur logistik menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung pertumbuhan pasar aftermarket yang diperkirakan masih akan terus berkembang seiring bertambahnya populasi kendaraan di Indonesia.