VinFast Indonesia melakukan kerjasama dengan mitra transportasi di Indonesia untuk memasok 20.000 kendaraan listrik VinFast Indonesia resmi menandatangani 2 Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan penyedia solusi transportasi, PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh, untuk rencana pengadaan total 20.000 unit kendaraan listrik VinFast hingga 2028 (5/3).Kesepakatan ini bertujuan untuk memperluas ekosistem mobilitas hijau di Indonesia, sekaligus memperkuat kredibilitas, pengaruh pasar, dan peran perusahaan dalam mempercepat elektrifikasi transportasi di kawasan Asia Tenggara.Berdasarkan MoU tersebut, PT Sembilan Benua Abadi diperkirakan akan membeli 10.000 unit mobil listrik VinFast hingga akhir 2027, sementara PT Satu Kosong Tujuh berencana mengakuisisi 10.000 unit hingga akhir 2028. Model yang akan digunakan meliputi Nerio Green (C-SUV) dan Limo Green (MPV 7-penumpang). Seluruh unit tersebut akan dioperasikan untuk layanan transportasi komersial, guna memaksimalkan efisiensi operasional, keunggulan biaya,serta manfaat lingkungan yang ditawarkan oleh model mobil listrik VinFast.Nerio Green dan Limo Green merupakan bagian dari lini Green, yang dikembangkan dandioptimalkan VinFast secara khusus untuk kebutuhan operasional layanan komersial. Nerio Green merupakan adaptasi dari VF e34, model pertama VinFast yang diperkenalkan di pasar Indonesia dan hadir dengan desain urban modern, kabin yang luas, serta fitur teknologi canggih.VinFast Limo GreenSementara itu, Limo Green merupakan model terbaru dalam lini Green yang diluncurkan diIndonesia. Dengan dimensi 4.740 x 1.872 x 1.729 mm serta wheelbase 2.840 mm, Limo Green menawarkan konfigurasi tiga baris yang luas.Tampak samping VinFast Limo GreenDitenagai baterai LFP yang tangguh, model ini mampumenempuh jarak hingga 450 km dalam sekali pengisian penuh, sehingga mengoptimalkan siklus operasional dan meminimalkan waktu henti.Melalui pengoperasian armada listrik VinFast, PT Satu Kosong Tujuh dan PT Sembilan BenuaAbadi tidak hanya meningkatkan kualitas armada, memaksimalkan tingkat pemanfaatan, dan menekan emisi, tetapi juga turut mendorong terbentuknya kebiasaan mobilitas hijau.Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast IndonesiaKariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, mengatakan, "Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan mitra-mitra tepercaya di Indonesia untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dan mendorong transisi hijau. Bermitra dengan perusahaan berpengalaman yang memiliki pemahaman mendalam terhadap pasar lokal akan memungkinkan VinFast memperluas jangkauan pasar dengan cepat dan menghadirkan solusi mobilitas modern yang semakin dekat dengan konsumen Indonesia."