Veda Ega Pratama mengalami kecelakaan di Moto3 Amerika Serikat 2026. Rider Indonesia itu mengungkap detik-detik crash yang dialaminya.Sebenarnya Veda Ega punya start bagus. Dia memulai balapan dari posisi empat, bergabung dengan pebalap terdepan yang diisi Maximo Quiles, Avaro Carpe, Valentine Perrone, dan Pini.Posisi Veda sempat melorot ke urutan delapan. Tapi perlahan namun pasti, rider asal Gunungkidul ini memperbaiki posisi. Dia bisa naik ke posisi enam. "Balapan kali ini sangat berat bagi saya karena sejak awal terjadi banyak pertarungan agresif di dalam grup, dan tidak mudah mengendalikan semuanya," ujar Veda dikutip dari CNN."Tetapi setelah itu saya mulai merasa lebih baik dan menemukan ritme saya hingga mampu menyalip beberapa pembalap dan mulai bersaing di grid terdepan," tambah Veda.Veda mengalami crash saat lap keempat. Ban depannya selip di sektor dua. Veda terpelanting dari motornya."Sayangnya saya melakukan kesalahan dan itu mengakhiri balapan saya. Saya sedikit melebar dan kemudian membuka gas terlalu agresif saat masih dalam kondisi miring, dan saya kehilangan kendali motor," kata Veda.Motor Veda Ega Pratama yang melintang kemudian ditabrak rider LevelUp MTA, Joel Esteban. Keduanya crash dan akhirnya gagal melanjutkan race."Tentu saja saya kecewa karena saya pikir hari ini kami memiliki kesempatan yang bagus. Tetapi insiden ini juga menjadi bagian dari pembelajaran dan pengalaman. Saya menerima ini sebagai pelajaran penting untuk kembali lebih kuat di Jerez," tutur Veda.Ini merupakan DNF (Did Not Finish) pertama Veda di Moto3 2026. Sebelumnya ia bisa finis kelima di Thailand, bahkan mendapat podium tiga di Moto3 Brasil.