Ilustrasi Kei Car Mobil mungil Jepang atau kei car dikenal karena bentuknya yang unik dan harga terjangkau. Kini, kendaraan kecil ini tiba-tiba mencuri perhatian Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dalam pernyataannya setelah pulang dari kunjungan ke Jepang, Trump mengaku jatuh hati pada kei car yang berseliweran di kota besar seperti Tokyo. Ia mempertanyakan mengapa masyarakat Amerika tidak bisa membeli mobil seperti itu secara resmi.Trump menyebut mobil tersebut imut dan praktis untuk digunakan di kota padat. Menurutnya, kendaraan kecil bisa menjadi solusi alternatif di tengah mahalnya biaya hidup dan aturan emisi yang semakin ketat. Namun para pejabat mengingatkan bahwa kei car tidak lolos standar keselamatan yang berlaku di AS. Bentuknya yang mungil dianggap terlalu ringkih ketika berhadapan dengan mobil besar seperti Ford F-150 yang menjadi favorit konsumen Amerika. Kei car memiliki batasan mesin hanya 660 cc dan ukuran yang sangat kompak. Mobil ini ideal di jalan sempit Jepang, tetapi terlihat kontras ketika diparkir di samping SUV berukuran raksasa di Amerika. Pengamat industri menilai ada tantangan besar jika kei car benar-benar dipasarkan di AS. Pasalnya, konsumen di sana lebih mengutamakan tenaga, kabin lega, dan fitur keselamatan tingkat tinggi. Selain itu, penjualan mobil kecil di Amerika terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Produsen diperkirakan enggan berinvestasi pada mobil yang belum tentu laku.Keuntungan yang tipis juga menjadi hambatan bagi pabrikan Jepang untuk memproduksi kei car versi Amerika. Mereka harus membangun fasilitas baru dan menyesuaikan desain agar memenuhi aturan lokal.Walau demikian, langkah Trump ini bisa membuka peluang baru dalam peta industri otomotif global. Jika ada dukungan insentif, produsen mungkin tertarik untuk mencoba peruntungan.Beberapa pecinta otomotif di AS sebenarnya sudah mengenal kei car melalui impor kendaraan bekas berusia lebih dari 25 tahun. Mereka menganggap mobil kecil itu memiliki karakter yang sulit ditemukan pada produk modern.Trump tampak yakin bahwa masyarakat AS akan menyukai mobil imut tersebut jika diberi kesempatan. Ia bahkan membayangkan kei car akan populer di kota besar yang sering dilanda kemacetan.Meski ide ini terkesan nekat, pengamat melihatnya sebagai eksperimen menarik di pasar yang sudah lama jenuh. Apakah kei car bisa menembus budaya otomotif Amerika yang identik dengan mobil besar, masih harus menunggu waktu.Jika benar terjadi, pemandangan showroom di Amerika bisa berubah drastis. Mobil super mungil mungkin akan hadir berdampingan dengan SUV raksasa yang selama ini mendominasi pasar.