Toyota kembali melakukan penarikan kembali (recall) terhadap puluhan ribu kendaraan hybrid di Amerika Serikat. Kali ini, penyebabnya terbilang sepele, yakni satu baut pada komponen inverter yang diduga tidak dikencangkan sesuai spesifikasi saat proses produksi. Dikutip dari Carscoops, Rabu (24/12/2025), berdasarkan keterangan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), masalah tersebut terdapat pada inverter yang berfungsi mengatur aliran listrik dalam sistem hybrid Toyota. Baut yang tidak dikencangkan dengan torsi yang tepat, berpotensi menimbulkan kontak listrik yang tidak sempurna pada terminal inverter. Kondisi tersebut dapat memicu berbagai gangguan, mulai dari lampu peringatan yang menyala di panel instrumen hingga penurunan performa kendaraan. Dalam skenario terburuk, masalah ini bahkan berisiko menyebabkan hilangnya daya penggerak secara mendadak saat kendaraan melaju, serta potensi terjadinya kebakaran. Total ada 55.405 unit kendaraan yang terdampak dalam program recall ini, terdiri dari Toyota Camry Hybrid dan Corolla Cross Hybrid. Sebagian besar berasal dari Camry Hybrid model tahun 2025–2026 dengan jumlah lebih dari 51.600 unit, sementara sisanya sebanyak 3.761 unit merupakan Corolla Cross Hybrid model tahun 2026. Corolla Cross Hybrid Facelift 2025 Seluruh kendaraan tersebut menggunakan inverter yang diproduksi Denso di pabriknya di Tennessee, Amerika Serikat. Meski menggunakan inverter yang sama, Camry dan Corolla Cross mengusung mesin pembakaran internal yang berbeda. Toyota menyebut hingga kini belum ditemukan laporan kecelakaan maupun cedera yang berkaitan dengan masalah tersebut. Namun demikian, pabrikan telah menerima 34 laporan teknis lapangan serta 15 klaim garansi yang diduga berhubungan dengan kondisi tersebut. Saat ini, Toyota masih memfinalisasi solusi perbaikan untuk kendaraan terdampak. Nantinya, diler resmi akan melakukan pemeriksaan pada inverter dan mengencangkan ulang atau mengganti baut yang bermasalah sesuai kebutuhan, tanpa dikenakan biaya kepada konsumen. Corolla Cross Hybrid Facelift 2025 Lantas bagaimana dengan unit Camry Hybrid dan Corolla Cross Hyrbid yang dijual di Indonesia? Terkait hal ini, Head of Public Relation TAM Philardi Sobari menyarankan pemilik kendaraan bisa melakukan pemeriksaan unit di bengkel terdekat. "Untuk pemeriksaan bisa di cek bengkel, namun sesuai yang sudah disampaikan sebelumnya, sepertinya lebih ke beberapa fitur," ucap Philardi, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (24/12/2025). PT Toyota Astra Motor (TAM) sebelumnya sudah mekakukan recall terhadap beberapa unit mobilnya untuk melakukan pengecekan Meter Kombinasi, Pemanas Elektrik Kabin, dan ECU Parking Assist di bengkel resmi terdekat. “Saat ini, kami menemukan ada beberapa komponen kendaraan pada model Toyota dan Lexus tahun produksi tertentu yang membutuhkan pengecekan dan penggantian jika dibutuhkan,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto beberapa waktu lalu. Khusus untuk Toyota Camry tahun produksi Mei 2024 dan Toyota Corolla Cross tahun produksi September 2023 – Januari 2024, serta Toyota GR Corolla tahun produksi Juni 2023 – September 2024 masuk ke dalam daftar recall. Adapun untuk pemeriksaan ECU Parking Assist juga meliputi model Toyota Camry tahun produksi Mei 2024 – Oktober 2025. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang