Toyota Corolla Cross Hybrid versi Amerika Serikat GULIR UNTUK LANJUT BACA Padahal, mobil elektrifikasi seperti hybrid memang dirancang lebih senyap dibanding mobil konvensional. Di satu sisi nyaman, tapi di sisi lain bisa berbahaya karena sulit dideteksi oleh pejalan kaki di sekitar kendaraan. Toyota Corolla Cross Hybrid versi Amerika Serikat Nah, untuk mengatasi hal ini, mobil modern dibekali sistem Acoustic Vehicle Alerting System (AVAS). Fungsinya simpel, yakni menghasilkan suara buatan saat mobil melaju pelan agar tetap “terdengar”.Masalahnya, pada Corolla Cross Hybrid ini, suara dari sistem tersebut belum memenuhi standar yang berlaku di Amerika Serikat. Aturan itu tertuang dalam Federal Motor Vehicle Safety Standard 141 (FMVSS 141), yang mewajibkan kendaraan listrik dan hybrid mengeluarkan suara dengan tingkat tertentu.Jika tidak memenuhi ambang batas tersebut, maka kendaraan dianggap tidak sesuai regulasi. Inilah yang jadi alasan Toyota melakukan recall.Menariknya, penyebab masalah ini bukan karena kerusakan komponen. Toyota memastikan semuanya masih berfungsi normal. Hanya saja, kalibrasi suara pada sistem AVAS perlu diperbaiki.Solusinya pun tergolong sederhana. Toyota hanya akan melakukan pembaruan software alias perangkat lunak. Proses update ini dilakukan melalui port OBD-II di dealer resmi, jadi tidak perlu bongkar komponen.Pabrikan juga sudah menyiapkan langkah lanjutan. Seluruh pemilik kendaraan yang terdampak bakal mendapat pemberitahuan resmi mulai Mei 2026. Selain itu, konsumen juga bisa mengecek status mobilnya melalui nomor VIN.Sebagai informasi, Corolla Cross Hybrid diproduksi di fasilitas Mazda Toyota Manufacturing di Huntsville, Alabama. Pabrik ini merupakan kerja sama antara Toyota dan Mazda dengan kapasitas produksi mencapai 300.000 unit per tahun.Dari sisi pasar, Corolla Cross terbilang cukup laris di Amerika Serikat. Sepanjang tahun lalu, penjualannya hampir menyentuh 100 ribu unit. Dari jumlah tersebut, varian hybrid menyumbang lebih dari 20 ribu unit. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Soal spesifikasi, SUV kompak ini mengandalkan mesin 2.0 liter yang dipadukan sistem hybrid dan sudah dilengkapi penggerak semua roda (AWD). Konsumsi bahan bakarnya juga efisien, sekitar 42 mpg atau setara 5,6 liter per 100 km.Kasus ini jadi pengingat bahwa mobil canggih sekalipun tetap punya potensi masalah.