Kebutuhan kendaraan niaga yang fleksibel membuat layanan modifikasi menjadi salah satu aspek penting di segmen komersial. Sejumlah pabrikan kini membuka ruang penyesuaian unit sesuai permintaan konsumen, mulai dari kebutuhan usaha hingga operasional khusus di lapangan. Salah satunya ditawarkan oleh DFSK melalui model Super Cab. Menurut Doni Putra Okten, Head of Sales and Marketing at PT Sokonindo Automobile, sebagian besar modifikasi yang dilakukan berangkat dari kebutuhan langsung pengguna. “Kalau untuk custom biasanya permintaan dari konsumen. Ada yang ingin mobilnya dipakai untuk camping, ada juga untuk operasional seperti dapur atau distribusi,” ujarnya di Indonesia International Motor Show, Jakarta, Kamis (13/2/2026). Ia menjelaskan, basis kendaraan pikap seperti Super Cab memungkinkan pengembangan fungsi yang cukup luas. Selain untuk pelaku usaha kecil dan menengah, unit juga dapat diubah menjadi kendaraan multifungsi, termasuk untuk kegiatan rekreasi seperti camper van. Di sisi lain, kendaraan serupa juga dimanfaatkan untuk kebutuhan instansi, misalnya untuk operasional logistik dan layanan lapangan. Beberapa unit bahkan disesuaikan untuk mendukung tugas kebencanaan, seperti dapur umum berjalan atau kendaraan distribusi bantuan bagi Badan Nasional Penanggulangan Bencana. DFSK hadirkan mobil water treatment 1.498 cc lengkap tangki 250 liter, genset, dan mesin filtrasi untuk operasional lapangan. Doni mengatakan, proses modifikasi dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah karoseri lokal. Rata-rata pengerjaan memakan waktu sekitar 30 hari kerja, tergantung tingkat penyesuaian yang diminta konsumen. “Kami support sesuai kebutuhan pelanggan. Untuk pengerjaan modifikasi rata-rata sekitar 30 hari kerja karena kami sudah bekerja sama dengan beberapa karoseri,” katanya. Layanan modifikasi ini menjadi salah satu pendekatan yang ditawarkan untuk menjawab kebutuhan pasar kendaraan niaga yang semakin beragam. Dalam praktiknya, kendaraan tidak hanya digunakan untuk angkut barang, tetapi juga dikembangkan menjadi unit dengan fungsi spesifik sesuai sektor usaha maupun kebutuhan operasional tertentu. Dari sisi penjualan, Doni menyebut model Super Cab telah mencatatkan angka distribusi sekitar 12.000 unit di Indonesia. Model tersebut disebut menjadi salah satu kontributor utama di lini kendaraan komersial perusahaan. Dengan karakter dasar sebagai kendaraan angkut, unit pikap dinilai cukup mudah disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari usaha skala kecil, kegiatan hobi, hingga dukungan operasional di lapangan, modifikasi menjadi salah satu faktor yang kini makin dipertimbangkan konsumen dalam memilih kendaraan niaga. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang