Pengelola jalan tol menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode mudik Lebaran, termasuk pengoperasian ruas tol fungsional di Yogyakarta. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Tol fungsional Prambanan–Purwomartani, yang akan dioperasikan dengan skema lalu lintas khusus agar tidak memicu kemacetan di sekitar pintu keluar tol. “Berikutnya adalah ruas Solo menuju Jogja dari arah Prambanan. Sebelumnya kita hanya sampai Prambanan kan? Sekarang sudah masuk Purwomartani,” ujar Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono, kepada Kompas.com, Senin (9/3/2026). Meski demikian, tidak semua kendaraan pemudik dapat memanfaatkan ruas tambahan tersebut. Dalam skema yang disiapkan, kendaraan dari arah Jakarta atau Solo menuju Yogyakarta tetap keluar di Gerbang Tol Prambanan dan tidak diperbolehkan melanjutkan perjalanan hingga Purwomartani. Sebaliknya, ruas Purwomartani justru difungsikan sebagai pintu masuk tol bagi kendaraan yang berangkat dari Yogyakarta dan akan menuju Solo, Surabaya, maupun Jakarta melalui jaringan Tol Trans Jawa. “Ini juga rencana yang disiapkan karena mengingat pembagiannya. Nanti akan kita gunakan sebagai arus masuk dari Jogja menuju tol. Jadi kendaraan masuk melalui Purwomartani, sementara keluarnya tetap di Prambanan,” kata Rivan. Tol fungsional Prambanan-Purwomartani di ruas Tol Jogja-Solo Dengan skema tersebut, lalu lintas di sekitar pintu tol diharapkan lebih tertata dan tidak terjadi perpotongan arus kendaraan. Jasa Marga bahkan menyiapkan kemungkinan penerapan one way lokal di sekitar area tersebut untuk memastikan kendaraan dapat bergerak lebih lancar. “Dengan adanya pengaturan ini mungkin bisa dibuatkan juga jalur lokal di sana, istilahnya one way lokal, supaya tidak ada crossing dan semuanya bisa lancar,” ucap Rivan. Gerbang Tol Prambanan di ruas Tol Jogja-Solo Keputusan untuk tetap menjadikan Prambanan sebagai pintu keluar utama juga didasarkan pada hasil evaluasi bersama kepolisian. Jika kendaraan dari arah Solo langsung keluar di Purwomartani, pengendara justru harus memutar kembali untuk menuju jalur utama. “Prambanan tetap sebagai pintu keluar kendaraan dari Kartasura. Karena kalau mereka keluar di Purwomartani, itu harus memutar lagi,” kata Rivan. Tol fungsional Prambanan-Purwomartani di ruas Tol Jogja-Solo Opsi membuka akses baru atau membedah jalan di sekitar lokasi sempat dipertimbangkan. Namun rencana tersebut akhirnya tidak dilakukan karena dinilai berisiko menimbulkan kepadatan baru. “Kemarin kita juga sempat membahas apakah perlu dibuka atau dibedah jalan dan sebagainya. Tapi dari Ditlantas mengatakan itu berisiko,” ujar dia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang