Masalah pada plafon mobil tidak selalu soal turun atau mengelupas. Pada mobil Jepang, justru keluhan yang lebih sering muncul adalah kondisi plafon yang kotor dan sulit dibersihkan. Noda yang muncul biasanya berupa warna kehitaman dan tampak kusam, sehingga mengganggu tampilan interior. Sayangnya, kondisi ini tidak bisa diatasi dengan cara pembersihan biasa. Andrew Shandy, Marketing sekaligus Kepala Produksi Masterpiece Auto Interior, mengatakan kasus plafon turun pada mobil Jepang sebenarnya jarang terjadi. Namun, masalah kebersihan justru lebih sering ditemui. “Kalau mobil Jepang kasus plafon turun sih jarang ya. Kecuali mereka mau mengganti warna. Paling kotor, kayak hitam-hitam gitu, tidak bisa hilang,” ujar Shandy, saat ditemui Kompas.com di Jakarta Barat, Senin (6/4/2026). Apabila kondisi tersebut sudah terjadi, maka satu-satunya cara adalah mengganti lapisan plafon. Shandy menyebut, plafon mobil Jepang yang terkena kotoran atau noda sudah tidak bisa diperbaiki dengan cara dibersihkan. "Plafon mobil Jepang yang kotor itu tidak bisa dibersihin. Kalau dibersihkan, bulunya pada keluar,” kata dia. Artinya, upaya pembersihan justru bisa memperparah kondisi plafon. Serat kain bisa rusak dan membuat permukaannya terlihat berbulu, sehingga tampilan interior semakin kurang rapi. Plafon mobil Untuk mengatasi masalah ini, solusi yang disarankan adalah mengganti lapisan plafon, bukan sekadar membersihkannya. Juan Elian, Owner Masterpiece Indonesia, menjelaskan bahwa proses penggantian tidak dilakukan secara keseluruhan, melainkan hanya pada bagian kain pelapisnya. “Harus diganti, tapi diganti lapisan. Plafonnya itu kan ada kerangkanya, kainnya yang rusak itu yang akan kita ganti, dan plafonnya akan kita lapis ulang,” ujar Juan. Dari sisi biaya, penggantian plafon mobil Jepang relatif lebih terjangkau dibanding mobil Eropa. Dengan kisaran Rp 3,5 juta, konsumen bahkan sudah bisa mendapatkan penggantian plafon untuk mobil berukuran besar seperti MPV atau SUV tiga baris. “Kalau untuk Jepang biaya ganti plafon agak lebih murah sedikit. Jadi untuk Rp 3,5 juta di Eropa dapatnya mungkin sedan gitu ya. Kalau di Rp 3,5 juta Jepang ya bisa dapatnya Innova, SUV atau MPV tiga baris,” kata Shandy. Dengan demikian, bagi pemilik mobil Jepang yang mengalami plafon kotor dan membandel, penggantian lapisan menjadi solusi paling efektif dibandingkan mencoba membersihkannya yang justru berisiko merusak material. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang