— Ural Motorcycles dikenal sebagai produsen sepeda motor sidecar klasik yang legendaris. Pabrikan ini tercatat sebagai salah satu pembuat sepeda motor sespan siap pakai tertua dan terbesar di dunia, dengan lebih dari tiga juta unit telah diproduksi sejak berdiri. Lahir dari Medan Perang usul Ural tak bisa dilepaskan dari masa Perang Dunia II. Saat itu Uni Soviet menyadari pentingnya kendaraan militer kecil yang tangguh setelah melihat dampak serangan kilat Jerman di Polandia. Dikutip dari situs imz-ural, pada akhir 1930-an, para perancang di Komisariat Pertahanan Rakyat Uni Soviet memutuskan membuat sepeda motor untuk Tentara Merah. Presiden Rusia Vladimir Putin ketika mengendarai motor Ural bersama dua pemimpin Crimea pada Agustus 2019. Baik Putin dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sama-sama pernah mendapat komplain karena dianggap melanggar lalu lintas. Untuk membuat motor militer yang tangguh, insinyur Soviet membajak teknologi BMW R71 dari Jerman. Lima unit BMW dibeli diam-diam dari Swedia dan kemudian dibongkar oleh untuk direkayasa ulang. Hasilnya adalah motor sespan militer baru bernama M-72, yang mulai diproduksi pada Agustus 1941 di Pabrik Sepeda Motor Moskow. Namun, ketika Jerman melancarkan invasi besar ke Uni Soviet yaitu Operasi Barbarossa, pabrik di Moskow terancam serangan udara. Pemerintah saat itu jemudian memutuskan memindahkan fasilitas produksi ke timur, tepatnya ke kota Irbit, di kaki Pegunungan Ural, wilayah Siberia. Ural Motorcycle di GIIAS 2016 Bekas pabrik bir di kota itu diubah menjadi pabrik baru bernama Irbitsky Motosikletny Zavod (IMZ). Dari sinilah nama Ural Motorcycles kemudian lahir. Pada 25 Februari 1942, motor-motor M-72 pertama dikirim ke garis depan. Selama perang, hampir 10.000 unit M-72 diproduksi untuk kebutuhan militer. Dari Militer ke Pasar Sipil Setelah perang usai, pabrik IMZ terus berkembang. Pada 1950-an, produksi motor Ural beralih dari kebutuhan militer ke pasar sipil. Pabrik Irbit kemudian menjadi kompleks industri besar bergaya Soviet, dengan hampir 10.000 pekerja dan kapasitas produksi hingga 130.000 unit per tahun, sehingga menjadikannya alternatif murah bagi warga Rusia yang belum mampu membeli mobil. Ural Gear Up desain motor perang dunia ke II Mulai 1953, Ural diekspor ke berbagai negara sekutu Uni Soviet, termasuk ke Asia Tenggara. Pada 1970-an, motor ini mulai dikenal di Inggris lewat nama Cossack Motorcycles. Kebangkitan di Era Modern Setelah Uni Soviet bubar, Ural beralih ke kepemilikan swasta pada 1992. Masa transisi tidak mudah, produksi sempat merosot karena pasar domestik berubah. Pada 2001, kepemilikan pabrik berpindah ke tangan manajemen baru yang kemudian memfokuskan diri pada pasar ekspor dan mempertahankan ciri khas Ural, yaitu motor dengan sespan. Langkah itu berhasil. Ural kembali dikenal sebagai motor hobi dengan penggemar di berbagai negara. Tahun 2002, Ural membuka cabang resmi di Amerika Serikat, diikuti kantor distribusi di Eropa, Jepang, Australia, dan Republik Ceko. Motor asal Rusia, Ural. Pindah ke Kazakhstan Perang Rusia-Ukraina pada 2022 kembali mengubah arah sejarah Ural. Sanksi internasional membuat pabrikan di Rusia tak bisa lagi mengimpor komponen atau mengekspor motor ke luar negeri. Sebagai respons, perusahaan memutuskan memindahkan fasilitas produksinya ke Petropavl, Kazakhstan, sekitar 600 kilometer dari Irbit. Produksi di pabrik baru ini dimulai pada Agustus 2022. Sejak saat itu, semua motor Ural baru dirakit di Kazakhstan menggunakan suku cadang yang dikirim dari berbagai negara. Dengan langkah ini, Ural berhasil bertahan dan melanjutkan warisan panjangnya sebagai motor sespan klasik yang lahir dari sejarah perang, namun tetap hidup di era modern. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.