— Konflik Rusia-Ukraina yang pecah sejak awal 2022 berdampak luas ke berbagai sektor, termasuk industri otomotif. Salah satu merek yang ikut merasakan imbasnya adalah Ural Motorcycles, motor gede asal Rusia yang dikenal dengan desain klasik dan sespan di samping. Michael Sofyan, pemilik Hobby Motor, importir umum dan diler kendaraan CBU di kawasan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, mengatakan bahwa pasokan motor Ural ke Indonesia kini berhenti total sejak perang dimulai. Padahal, menurut Michael, penjualan Ural di Indonesia sempat berjalan cukup baik. Ural Motorcycle di GIIAS 2016 “Saya rata-rata tuh seingat saya setahun ada 57 unit. Itu sekitar ada 3 tahunan, 4 tahunan seperti itu,” kata Michael kepada Kompas.com, di Jakarta, pekan lalu. Ural sendiri mulai masuk Indonesia lewat Hobby Motor sejak 2017. Saat itu, motor dengan ciri khas sidecar ini langsung menarik perhatian pecinta moge klasik. Penjualannya pun stabil, bahkan sempat ada masa di mana konsumen rela inden karena stok yang terbatas. Namun, kondisi berubah setelah konflik Rusia-Ukraina pecah dan jalur ekspor-impor terhambat. Sejak saat itu, suplai motor Ural ke Indonesia berhenti total. Kini, Michael menyebut hanya ada satu unit Ural Motorcycles yang masih tersisa di showroom miliknya. Motor tersebut sengaja tidak dijual dan dijadikan pajangan. Ural Motor ditawarkan di GIIAS 2017 “Ini nggak dijual. Nggak saya jual karena harus ada display,” ujar Michael. Meski begitu, Michael berharap kondisi geopolitik dunia segera membaik. Menurutnya, antusiasme terhadap motor Ural masih cukup besar di kalangan kolektor maupun pecinta motor klasik di Tanah Air. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.