Wali Kota Samarinda menggunakan Land Rover Defender dengan biaya sewa Rp 160 juta per bulan. Memang mobilnya dipakai buat apa?Belum hilang dari ingatan soal heboh pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud senilai Rp 8,5 miliar. Keberadaan mobil itu sebelumnya dinilai penting, sebab bisa menjaga marwah daerah saat tamu-tamu datang ke Ibu Kota Nusantara (IKN). "Tamu bukan hanya kepala daerah se-Indonesia, tapi juga global. Masa iya kepala daerahnya pakai mobil kadarnya. Kita jaga marwahnya Kaltim," kata Rudy kala itu.Pada akhirnya, mobil mewah Inggris itu dikembalikan setelah menuai polemik di masyarakat. Kini publik kembali dibuat riuh berkaitan dengan penyewaan mobil Wali Kota Samarinda Andi Harun senilai Rp 160 juta per bulan. Mobil yang digunakan itu adalah Land Rover Defender dengan pelat KT 1 B sebagaimana terlihat dalam foto yang beredar di media sosial.Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Kota Samarinda, Dilan, menegaskan mobil tersebut bukan kendaraan yang dibeli pemerintah daerah, melainkan kendaraan sewaan."Itu (sewanya mobil Defender) kalau tidak salah di sekitar Rp 160 juta per bulannya," kata Dilan dikutip detikKalimantan.Mobil tersebut disewa melalui perusahaan penyedia kendaraan PT Indorent yang berbasis di Jakarta dengan kontrak minimal tiga tahun. Menurut Dilan, skema sewa dipilih karena dinilai lebih efisien, sebab seluruh biaya servis dan perawatan kendaraan ditanggung oleh pihak penyedia."Kalau servis, mekaniknya langsung datang ke sini dan semua biaya pemeliharaan ditanggung oleh pihak penyedia," jelasnya.Adapun mobil digunakan untuk melayani tamu VIP yang berkunjung ke Kota Tepian. Sementara pada kegiatan di dalam kota biasanya menggunakan Toyota Camry."Kendaraan operasional tersebut pada dasarnya disiapkan untuk mendukung kegiatan kedinasan dan pelayanan terhadap tamu pemerintah daerah," kata Andi Harun dalam keterangan resminya.